Global-News.co.id
Madura Utama

Terus Bertambah, Tahun 2022 Penerima Beasiswa Santri Mencapai 4.652 Orang

PAMEKASAN (global-news.co.id) –Jumlah santri penerima program Beasiswa Santri Pemkab Pamekasan hingga tahun anggaran 2022 ini terus bertambah.  Data yang diperoleh di Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Pamekasan menyebutkan hingga tahun anggaran 2022 ini jumlahnya mencapai 4.652 orang.
Kepala Bagian Kesra Setdakab Pamekasan Drs Abrari Rois  mengatakan dari jumlah 4.652 orang santri itu, rinciannya penerima pada tahun anggaran 2020 sebanyak 1.652 orang, tahun anggaran 2021 sebanyak 2.000 orang dan tahun 2022 ini sebanyak 1.000 orang.
“Jatah 1.000 orang untuk tahun 2022 ini, kini terus dalam proses. Dan pendaftaran bagi mereka baru akan dimulai pada bulan Juni mendatang setelah kenaikan kelas atau ketika masuk tahun ajaran baru nanti,” tutur Abrari, Selasa (11/1/2022).
Program beasiswa santri ini berlaku selama tiga tahun. Penerima program ini adalah anak lulusan SD atau MI. Mereka mendapat program beasiswa santri berupa bantuan biaya pendidikan sebesar Rp 500 ribu tiap bulan  hingga tuntas menyelesaikan atau lulus pendidikan tingkat SLTP atau Madrasah Tsanawiyah.
Sekedar diketahui mulai tahun anggaran 2020 lalu Pemkab Pamekasan telah membuat program beasiswa santri. Program yang merupakan usulan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam ini tujuannya membantu orang tua santri yang kesulitan ekonomi  untuk memondokkan putra putrinya di Pondok Pesantren.
Penerima program beasiswa santri ini adalah anak lulusan SD atau MI.  Mereka dipondokkan sambil juga mendapat  pendidikan formal tingkat  SLTP atau Madrasah Tsanawiyah. Para santri penerima program ini dibantu biaya hidup dan biaya pendidikan oleh pemerintah daerah.
Pemkab Pamekasan mengupayakan secara maksimnal agar para santri itu selain mendapat pendidikan formal juga mendapat pendidikan tambahan berupa pendikan kebangsaan  atau semangat cinta tanah air. Mereka juga mendapat bimbingan pendidikan kekaryaaan atau keterampilan.
Dalam menjalankan program beasiswa santri ini Pemkab Pamekasan bekerja sama dengan 60 pondok pesantren se Pamekasan. Dalam membina para santri itu pula Pemkab Pamekasan mengangkat tenaga pendamping santri ditiap  pondok pesantren. Hingga tahun ini jumlah tenaga pendamping santri itu berjumlah 92 orang.
Program beasiswa santri ini banyak mendapat apresiasi dari  sejumlah daerah di Indonesia. Sejumlaah daerah utamanya di Jawa Timur telah melakukan studi banding mempelajari tentang latar belakang hingga masalah teknis operasional pelaksanaan program beasiswa santri ini.
Terkait dengan persiapan menghadapi pelaksanaan program tahun anggaran 2022 ini, Pemkab Pamekasan akan segera memanggil para pendamping santri untuk mendapatkan penjelasan berbagai hal terkait pelaksanaan tugas pada tahun ajaran 2022 ini. (mas)

baca juga :

Jabat Ketua Wredatama, Mantan Wakil Bupati Pak Tjip Dukung Gus Muhdlor Majukan Sidoarjo

gas

PITI-YHMCHI Hadiri Halal Bihalal dengan Gubernur

Puncak HSN 2020, Badrut Tamam Ajak Santri-Ormas Islam Wujudkan Pamekasan Hebat

gas