Global-News.co.id
Kesehatan Malang Raya Utama

Temuan Omicron di Malang, Gubernur Khofifah Pastikan Penerapan PPKM Mikro

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kiri) saat rapat terbatas di Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Minggu (16/1).

MALANG (global-news.co.id) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro. Hal itu terkait temuan kasus konfirmasi Covid-19 varian Omicron di Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Khofifah, di Kabupaten Malang, Minggu (16/1), mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) ingin memastikan penanganan Covid-19 berjalan sesuai prosedur usai adanya temuan kasus Omicron di wilayah Desa Banjararum, tepatnya pada wilayah Rukun Tetangga (RT) 02/10.

“Informasinya ada desa di Kabupaten Malang dilakukan lockdown karena kasus konfirmasi varian Omicron. Jadi tidak ada lockdown, yang ada PPKM berbasis mikro pada RT02/10 di Desa Banjararum,” kata Khofifah.

Khofifah menjelaskan, dalam upaya mengantisipasi adanya penyebaran virus Corona varian Omicron itu, Pemprov Jatim bersama pemerintah daerah melakukan sejumlah persiapan sejak November 2021.

Ia menambahkan, beberapa langkah antisipasi yang dilakukan antara lain adalah dengan tetap menyiagakan berbagai fasilitas isolasi terpadu yang ada di seluruh wilayah Jawa Timur, termasuk menyiapkan tenaga kesehatan dan peralatan perawatan pasien Covid-19.

“Ini kewaspadaan dengan berbagai perencanaan strategis. Satu bahwa isoter tetap harus dihidupkan dengan berbagai perangkat. Semua disiagakan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 varian Omicron tersebut saat ini telah menjalani perawatan di fasilitas isolasi terpadu milik Pemkab Malang yang ada di Kecamatan Kepanjen.

Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang juga telah dilakukan tracing atau pelacakan kontak erat pasien terkonfirmasi. Tracing dilakukan terhadap kurang lebih 20 orang.

“Sementara dari pasien yang konfirmasi, sekarang sedang isolasi safehouse Kepanjen dengan kontak erat berjumlah 20 orang. Itu sudah dilakukan tes PCR, dan ada satu orang yang terkonfirmasi,” katanya.

Bupati Malang M. Sanusi menambahkan pasien konfirmasi Covid-19 varian omicron sudah ditangani sesuai dengan protokol penanganan kesehatan. Pasien tersebut saat ini menjalani isolasi di rusunawa Kepanjen, Kabupaten Malang.

Dari tiga orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, lanjutnya, satu orang terpapar varian Omicron sementara dua lainnya terpapar virus Corona. Sehingga, jumlah pasien konfirmasi positif Covid-19 varian Omicron di Kabupaten Malang berjumlah satu orang.

Secara keseluruhan, ada empat kasus konfirmasi positif Covid-19 yang terjadi di Desa Banjararum, Kabupaten Malang. Dari empat itu, satu orang terpapar Omicron, dua orang terpapar Covid-19 biasa dan satu lainnya merupakan penambahan dari hasil tracing.

Secara keseluruhan di wilayah Kabupaten Malang ada sebanyak 14.582 kasus konfirmasi positif Covid-19 dengan 20 kasus aktif. Sebanyak 13.599 orang dilaporkan sembuh, sementara 963 orang meninggal dunia. (ntr, ins)

baca juga :

Jatim Waspadai Hepatitis Akut Tanpa Etiologi, Gubernur Khofifah Imbau Masyarakat  Jangan Panik Tetapi Sigap Lihat Gejalanya

gas

GP Ansor dan Karyawan Aice Distribusikan Sembako ke Warga Mojekerto Terdampak COVID-19

Hanya Bermain Imbang, Pelatih Persikabo 1973 Kembali Soroti Penyelesaian Akhir

Redaksi Global News