Global-News.co.id
Gresik-Sidoarjo-Mojokerto Utama

Penumpukan Sampah di Entalsewu, Wabup Sidoarjo Sidak Kedua Kalinya

Wabup Sidoarjo sidak kedua kalinya sampah di Entalsewu

SIDOARJO (global-news.co.id) – Bahu jalan di Desa Entalsewu, Kecamatan Buduran, kembali disidak kedua-kalinya oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Subandi yang masih ada penumpukan sampah hingga meluber sepanjang kurang lebih 100 meter, pada Sabtu (01/01) pukul 08.00 WIB

WaKil Bupati Sidoarjo, H Subandi mengatakan sidak yang kedua kalinya tersebut digelar guna menilik kembali sampah yang tetap menumpuk dan belum ada upaya penyelesaian dari pihak Pemerintah Desa Entalsewu.

Dia meminta pihak Pemdes Entalsewu segera merelokasi sementara sampah yang menumpuk.

“Kita tadi sudah duduk bareng dan cari solusinya, setelah melihat sampah yang belum teratasi ini maka sementara saya sarankan untuk minimal dipindah ke TKD terdekat sebagai upaya sementara serta perhari ini harus ada action dari Pemdes Entalsewu,” ujarnya.

“Saya sudah sampaikan, jika kendalanya adalah mesin pengolah dan pencacah sampah yang kurang maksimal maka saya minta segera melayangkan surat ke DLHK Sidoarjo untuk segera ditangani. Jangan menunggu besok, tapi sekarang,” ujarnya.

Wakil Bupati Sidoarjo tersebut juga menjelaskan selain alternatif Tanah Kas Desa (TKD) untuk relokasi sampah sementara, pihaknya juga mengatakan permasalahan sampah sudah berkoordinasi dengan TPST Desa Sukorejo, Buduran sebagai opsi kedua.

Pihak Pemdes Entalsewu segera merelokasi sementara sampah yang menumpuk

Kepala Dinas DLHK, Bahrul Amig juga menambahkan, sebelumnya surat teguran sudah pernah dilayangkan dari DLHK untuk Pemdes Entalsewu. Menurutnya belum ada tindakan yang tegas terkait pengelolaan sampah di desa tersebut.

“Saya sepakat dengan Wabup, jadi Pemdes Entalsewu harus buat surat hari ini. Untuk mesin pengolah dan mesin pencacah nanti kita akan koordinasikan lagi karena masalah sampah ini harus segera diselesaikan,” katanya. (win)

baca juga :

Pasca PSBB Surabaya Raya Dihentikan, PKS Imbau Warga Tak Abai Terapkan Protokol Kesehatan

Investasi Asing Rp 700 Triliun Terkendala Masalah Domestik

Redaksi Global News

Diduga Mabuk Saat Mengemudi