Global-News.co.id
Ekonomi Bisnis Jember Raya Tapal Kuda Utama

Jember Uji Coba Pengolahan Sampah Domestik Khusus Sampah Organik

Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto ST, IPU meninjau pelaksanan uji coba Pengolahan Sampah Domestik

JEMBER (global-news.co.id) – Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto ST, IPU meninjau pelaksanan uji coba Pengolahan Sampah Domestik (PSD) yang dilakukan oleh pihak ketiga. Uji coba PSD ini berlangsung di Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) Desa Baratan, Kecamatan Patrang, Jember, Sabtu (29/1)).

Uji coba PSD ini khusus sampah organik, dan sekaligus menjadi ikhtiar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember untuk mengurai permasalahan sampah di kabupaten tersebut.

Uji coba PSD ini menggunakan mesin khusus, yang per-jamnya dapat mengurai 1 kuintal sampah organik.

“Ini menjadi solusi pengelolaan sampah domestik, dia akan mengecek kembali prosesnya mulai dari pembuangan gas emisinya supaya aman bagi kesehatan, dan lainnya sampai benar-benar aman dari berbagai aspek,” ungkap Bupati Hendy.

Ia menegaskan, ini sekaligus wujud Pemkab Jember untuk serius dalam pengelolaan sampah.

“Setidaknya kita mulai langkah awal saat ini dan ke depannya terus ditingkatkan. Kalau ini berhasil, kita bisa tempatkan satu mesin PSD ini di setiap desa dan kelurahan. Sehingga kalau 1 jam bisa mengelola 1 kuintal maka kalau sehari beroperasi 8 jam kan bisa 8 kuintal,” sambungnya.

Dia berpesan, persoalan sampah di mana pun tempatnya, menjadi tanggung jawab masyarakat dan pemerintah.

“Mari kita bersama-sama selesaikan persoalan sampah ini, kita semua harus sadar lingkungan. Disiplin dalam mengelola sampah, dimulai dari rumah kita masing-masing, jangan membuang sampah sembarangan dan jangan buang sampah di sungai, selokan.  Karena membuang sampah sembarangan itu akan mendatangkan kerugian bagi kita semua,” ujarnya. (kmf, ebe)

baca juga :

Masalah Pupuk Bersubsidi Jatim Klir, Lampiran Permentan No 01 Tahun 2020 Siap Direvisi

Redaksi Global News

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Siap Berkemah di Ibu Kota Nusantara

Redaksi Global News

KA Wijayakusuma Anjlok, 13 KA Terlambat

Redaksi Global News