Global-News.co.id
Madura Utama

Intensifkan Promosi, Tahun 2022 Pamekasan Akan Gebyar Batik Pamekasan di 6 Daerah

PAMEKASAN (global-news.co.id) –Selama tahun 2022 ini Pemkab Pamekasan akan intensif menggelar Gebyar Batik Pamekasan. Menurut rencana kegiatan itu akan digelar di berbagai daerah di Jatim hingga provinsi di luar Jatim. Setidaknya ada enam daerah di Jatim yang akan dijadikan lokasi Gebyar Batik Pamekasan.
Kepala Disperindang Pamekasan Ahmad Syaifuddin mengatakan gebyar batik itu esensinya sebagai ajang promosi untuk mempopulerkan batik Pamekasan, agar dikenal di seluruh penjuru nusantara hingga internasional.
“Salah satu caranya untuk mempromosikan melalui gebyar batik itu. Nama kegiatannya nanti Gebyar Batik Pamekasan Tahun 2022 yang rencananya pada tahun 2022 ini akan diselenggarakan di 6 titik lokasi daerah di Jatim, juga daerah luar Jatim,” kata Achmad, Kamis (13/1/2022).
Dia mengatakan 6 titik daerah itu yang terinventarisasi di antaranya di Kabupaten Malang. Kenapa Malang ?  Menurut Ahmad di Malang ini targetnya adalah  segmen pasar kalangan anak muda, karena Malang tempat perguruan tinggi, sehinga batik yang nanti ditampilkan adalah batik bernuansa anak muda, kekinian.
Titik atau lokasi kedua adalah kota Kediri. Menurut Ahmad target konsumen yang dituju antara Malang dan Kediri relative sama. Menurut rencana gebyar di Malang dan Kediri akan dilaksanakan pada akhir bulan Maret mendatang.
“Titik ketiga adalah Probolinggo tepatnya di Bromo bulan Juni.  Mengapa Probolinggo ? Karena di sana ada Kasada. Jadi nanti nuansanya itu mistis dan adventure. Batik kalau disandingkan dengan gunung Bromo itu nuansanya akan berbeda. Kemudian adventure, karena disana itu kan dingin, jadi anak muda pake jaket, slayer, kupluk yang bernuansa batik,” paparnya.
Selanjutnya di bulan Juni hingga Agustus, akan dilaksanakan di Jember dan Tuban. Di dua daerah ini ada alasan yang spesifik dari masing masing daerah. Di Jember misalnya, ada pusat fashion, ada Jember Fashion Festival. Kemudian ada komunitas batik fashion Jember.
“Di berbagai gebyar batik Pamekasan itu Bapak Bupati Baddrut Tamam menginginkan yang nonton harus banyak komunitas para followers para youtuber para selebgram yang memberikan pengaruh besar dalam promosikan batik. Itulah  latar belakangnya,” jelasnya.
Lokasi gebyar yang di luar Jatim akan dilaksanakan di Bali.  Sasarannya adalah kalangan orang luar negeri. Lokasi terakhir  puncak Gebyar Batik Pamekasan akan dilaksanakan di Surabaya. Seluruh hasil desain batik fashion Pamekasan akan ditampilkan sepenuhnya di Surabaya sebagai pusat barang jasa, pusat perdagangan dan pusat mode.
Target spesifik gebyar batik tahun ini, kata Ahmad, adalah berupaya agar orang luar negeri mengenal batik Pamekasan dan akhirnya permintaan terhadap batik Pamekasan meningkat. Karena itu pasca gebyar batik digelar akan dilakukan survey   dampak gebyar terhadap penjualan batik Pamekasan.
“Kami nanti akan survey identifikasi,  satu tahun kedepan kira-kira dampaknya terhadap penjualan itu apa signifikan atau tidak. Jadi nanti akan pastikan penjualan batik dari Januari 2022 ini sekian, lalu di 2023 Januari setelah digelar gebyar batik dalam kurun waktu satu tahun kira-kira dampaknya bagaimana ?, ” tuturnya.
Bupati Baddrut Tamam, kata Ahmad, juga meminta agar memassifkan sosialisasi batik Pamekasan, termasuk juga dengan memanfaatkan secara massif media sosial. Karena itu langkah yang tengah dipikirkan Pemkab Pamekasan bagaimana merangkul youtuber, selebgram dan lainnya yang punya followers besar. (mas)

baca juga :

AS Siap Investasi di Indonesia, Tertarik Garap Infrastruktur

Redaksi Global News

SKB CPNS Pemprov Jatim Digelar 28 September – 7 Oktober 2020

Redaksi Global News

Cemas Teroris, AS-Inggris Larang Penumpang Bawa Laptop ke Kabin

Redaksi Global News