Global-News.co.id
Sport Utama

IBL 2022, Tiket Mulai Dijual Pekan Depan via Online

Pelaksanaan konferensi pers IBL di Jakarta, Kamis (6/1),

JAKARTA (global-news.co.id) – Operator Liga Bola Basket Indonesia (IBL) akan membuka penjualan tiket kompetisi musim 2022, yang akan dimulai pada 15 Januari, secara online pada pekan depan.

Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, di sela konferensi pers IBL di Jakarta, Kamis (6/1), mengatakan, tiket nantinya hanya dijual secara online dan panitia tidak akan menyediakan penjualan di lokasi pertandingan.

Namun dia mengatakan pihaknya saat ini masih perlu melakukan finalisasi simulasi alur kehadiran penonton di IBL 2022 yang akan dilakukan pada Jumat ini.

“Tiket akan dijual setelah kami melakukan simulasi tanggal 7 Januari bersama BNPB, Kementerian Kesehatan dan seluruh instansi yang mendukung kami,” kata Junas.

“Apabila diyakini sudah oke, dua hari setelah itu sudah mulai dibuka, jadi perkiraan awal pekan depan,” lanjut dia.

Junas mengatakan IBL sudah mengantongi izin dari berbagai instansi untuk mendatangkan penonton dalam jumlah terbatas pada kompetisi musim 2022 yang akan dimulai pada 15 Januari di Hall Basket Gelora Bung Karno, Jakarta.

“Kami sudah dapat izin dari pihak-pihak setempat, mulai dari Polres, Polda dan Mabes. Dan setiap kota itu kami juga sudah pegang izin. Dan tanggal 7 Januari akan ada simulasi khusus terkait alur penonton untuk meyakinkan bahwa kami siap,” tegasnya.

Junas menjelaskan jumlah penonton di setiap kota akan dibatasi berbeda-beda. Untuk di Jakarta dan Bandung, misalnya, panitia hanya memungkinkan kehadiran 15-20 persen penonton dari kapasitas GOR atau sekitar 500 orang.

Sementara itu, jumlah penonton di Jogjakarta dan Bali kemungkinan akan lebih banyak, maksimal mencapai 50 persen dari kapasitas stadion.

“Buat kami untuk target tahun 2022 bukan untuk memenuhi GOR karena kami tahu situasi pandemi belum selesai apalagi hari ini Jakarta masih ada kenaikan kasus Covid-19,” ujarnya.

IBL 2022 bakal diselenggarakan dalam enam seri di enam kota. Seri pertama berlangsung di Jakarta pada 15-22 Januari, berlanjut ke Bandung pada 29 Januari – 5 Februari, Jogjakarta pada 10-16 Februari, Solo 3-9 Maret, Surabaya 13-19 Maret, dan Denpasar 24-30 Maret. (ntr, ins)

baca juga :

Pakar Jerman: Teknologi Biomassa Harus Dibuat Orang Indonesia Sendiri

Redaksi Global News

53 Tahun Berdiri, Almamater Stikosa-AWS Tasyakuran

Redaksi Global News

10 Mei 2020, Lion Air Group Buka Kembali Layanan Penerbangan Domestik