Global-News.co.id
Metro Raya Utama

Cheng Hoo-PWM Jatim Siap  Jalin Sinergi di Berbagai Bidang

Dr. KH. M. Saad Ibrahim, Ketua PWM  Jatim (empat dari kiri) memberikan cenderamata kepada Ketua YHMCHI-PITI.
SURABAYA (global-news.co.id)-Yayasan Haji Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI) dan Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Jawa Timur (Jatim) sepakat menjalin sinergi di berbagai bidang dengan  Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim. Seperti di bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi.
Hal ini mengemuka dalam acara silaturahim tersebut di kantor PWM Jatim, Jumat (14/1/2022).
 “Dalam konteks kerjasama ini, baik PWM Jatim maupun YHMCHI-PITI,  bertujuan untuk berkhidmat pada umat, bangsa dan kemanusiaan. Karena itulah, perlu adanya sinergi saling mengambil pelajaran satu sama lain dalam konteks penyempurnaan gerakan-gerakan kita,” kata Dr. KH. M. Saad Ibrahim, MA, Ketua PWM Jatim.
Di bidang kesehatan, PWM Jatim siap bersinergi dengan YHMCHI-PITI untuk mengadakan bakti sosial untuk masyarakat. Seperti program Baksos Kesehatan YHMCHI-PITI yang selama ini telah berjalan.
 “Khitanan massal gratis misalnya. Kita siap untuk tenaga dan sumber dayanya,” kata DR. dr. Sukadiono, Wakil Ketua PWM yang membidangi kesehatan.
Hal yang sama juga ditegaskan oleh Prof. Dr. Biyanto, yang membidangi pendidikan. Biyanto menyatakan, pihaknya sangat terbuka untuk sinergi bidang pendidikan. Salah satunya, ia mencontohkan tentang sinergi bidang pertukaran guru.
“Masalah seperti apa teknisnya, nanti bisa kita bicarakan lagi. Pada intinya, Muhammadiyah selalu siap berbagi, terutama di bidang pendidikan,” katanya.
H. Abdullah Nurawi, Ketua Umum YHMCHI, menyatakan pihaknya ingin banyak belajar dari Muhammadiyah. Menurutnya, dalam urusan dakwah, pendidikan dan ekonomi, Muhammadiyah sangat rapi.
“Terutama di bidang pendidikan, sungguh pesat sekali perkembangannya. Jadi, mungkin nanti kita ingin mengirim tim untuk belajar tentang cara membuka sekolah yang baik,” katanya.
Nurawi juga memaparkan kerjasama YHMCHI selama ini dengan beberapa pihak, seperti kerjasama dengan pondok pesantren bidang pemberdayaan santri. Di mana santri diberikan pelatihan dan keterampilan untuk bekal selepas dari pesantren.
“Kami juga siap untuk melatih kader Muhammadiyah keterampilan membuat berbagai produk. Dan melalui acara silaturahim ini, semoga kita bisa saling mensinergikan satu sama lain,” katanya. (Tamam Malaka)

baca juga :

UMP Jatim 2021 Diputuskan Naik Rp 100 Ribu

Redaksi Global News

Gubernur Khofifah : Nyepi Membentuk Insan Berkepribadian Dharma

Titis Global News

Ibrahim Hasyim Usul 4 Solusi Kelola Lagi Sumur Minyak Tua di Aceh

gas