Global-News.co.id
Ekonomi Bisnis Utama

Rangkul Komunitas, Bosch Mudahkan Masyarakat Jangkau Inovasi Teknologi

Manager Corporate Communications & Brand Management Bosch di Indonesia Shinta Maryke memantau pengaktifan kembali kantor cabang di Surabaya untuk akses informasi teknologi terbaru, Jumat (10/12).

SURABAYA (global-news.co.id)  – Setelah hampir dua tahun vakum kegiatan offline imbas pembatasan aktivitas masyarakat seiring menyebarnya pandemi Covid-19, Bosch, perusahaan penyedia layanan dan teknologi global kembali mengaktifkan Branch Office, Experiential and Innovation Center Surabaya untuk memudahkan masyarakat guna menjangkau informasi teknologi terbaru di berbagai lini kehidupan.

Menandai mulai pulihnya aktivitas tersebut, perusahaan ini menggelar rangkaian kegiatan Bosch Week 2021 dengan menggandeng berbagai komunitas di Kota Pahlawan selama 10-13 Desember 2021.  Masyarakat, mahasiswa, pelajar SMA/SMK kembali bisa mengakses teknologi asal Jerman itu secara gratis.

“Situasi pandemi Covid-19 di Indonesia telah berangsur membaik, termasuk di Surabaya dan wilayah Jawa Timur. Hampir seluruh aktivitas masyarakat kembali berlangsung, bahkan nyaris normal. Untuk menjalankan keseharian mereka pasca pandemi, implementasi teknologi terkini juga penting agar kegiatan masyarakat berlangsung optimal dan tetap efektif,” papar Manager Corporate Communications & Brand Management Bosch di Indonesia Shinta Maryke, Jumat (10/12).

Sebelumnya, kata Shinta, semua kegiatan di kantor yang berlokasi di Jl Diponegoro ini sempat dialihkan menjadi virtual selama pandemi Covid-19 atau sejak Maret 2020 sehubungan dengan pembatasan aktivitas masyarakat dan upaya mengurangi potensi sebaran virus.

“Karenanya, selain untuk mengaktifkan kembali Bosch Branch Office, Experiential and Innovation Center di Surabaya, kami menggagas inisiatif Bosch Week 2021 guna memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi teknologi terbaru,” tambahnya.

Selama 3 hari, pihaknya menggelar temu dengan para sosialita Surabaya bersama narasumber Chef Degan Septoadji dan pemerhati gaya hidup, Dewi Assa’ad, untuk membahas mengenai cara untuk menyelenggarakan pesta di rumah. Juga ada workshop pertukangan bersama komunitas Substitute Makerspace yang terdiri dari para pengusaha kriya dan furniture.

Juga ada komunitas Toyota Avanza Club Indonesia Chapter Surabaya Raya dan Karimun Club Surabaya untuk mengikuti kegiatan coaching clinic perawatan kendaraan termasuk suku cadang mobil. Terakhir, akan mengadakan workshop terkait Industry 4.0 Master Class yang diikuti oleh perusahaan-perusahaan manufaktur, start-up, serta institusi pendidikan (ITS dan PENS) untuk mengupas langkah-langkah yang dibutuhkan untuk bertransformasi menuju industri terkoneksi dengan teknologi industri 4.0.

Dijelaskan Shinta, Bosch Branch Office, Experiential and Innovation Center Surabaya memiliki empat fasilitas utama di antaranya  Co-working Space , area bagi para digital native untuk bekerja, mengeksplorasi  dan menciptakan gagasan-gagasan inovatif. Ada  Incubation Pod,  area berbagi ide dan berkonsultasi, juga menjadi sarana pembuatan konten guna mempromosikan gagasan dan mempublikasikannya secara daring.  Innovation Simulation Lab,  area yang didedikasikan sebagai sarana pengembangan dan pengujian berbagai konsep solusi.

Selama periode setahun setelah pembukaan hingga sebelum pandemi, kantor Bosch di Surabaya ini telah menerima lebih dari seribu kunjungan – dengan rata-rata sedikitnya 100 kunjungan per bulan. Berbagai kalangan masyarakat, meliputi kelompok akademisi (dosen dan mahasiswa), para pelaku startup bidang IoT, pekerja profesional, serta komunitas-komunitas yang masih berhubungan dengan bisnis Bosch, seperti komunitas woodworker, IT, dan car club, turut meramaikan aktivitas tersebut.

Kini, Bosch Experiential and Innovation Center siap untuk mendukung kembali aktivitas masyarakat Surabaya dan sekitarnya. “Kita sadari bersama bahwa pandemi belum berakhir. Oleh sebab itu, Bosch terus mengedepankan keselamatan dan kesehatan seluruh pihak, baik karyawan maupun masyarakat yang akan berkunjung, dengan tegas menjalankan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan pemerintah. Kapasitas juga kami batasi maksimal 50% atau 25 orang setiap kegiatan,” ujar Relationship Officer, Bosch Experiential and Innovation Center Surabaya Nur Kholifah. (tis)

baca juga :

Pakde Karwo: Laksanakan Pembangunan Daerah, Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

gas

Mulai Tahun 2021 Pamekasan Beri Insentif Bagi Guru Non-PNS  

gas

Ritual di Pantai Payangan, Polisi Olah TKP Selidiki Kasus Tewasnya 11 Orang

Redaksi Global News