Global-News.co.id
Nasional Utama

Pulihkan Psikologis Anak-Anak Terdampak Erupsi Semeru, Tim Disarpus Berikan Trauma Healing

Salah satu petugas/relawan saat memberikan trauma healing untuk anak-anak terdampak erupsi, di Hutan Bambu Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro

LUMAJANG (global-news.co.id) – Penyembuhan trauma (trauma healing) merupakan sebuah upaya yang sangat penting untuk diberikan, agar korban tetap tenang menghadapi memori kengerian saat terjadi bencana.

“Pemberian trauma healing merupakan upaya penanganan pasca bencana. Itu penting untuk dilakukan agar ke depan korban terdampak bencana tetap tenang menghadapi kengerian saat bencana terjadi,” kata Pustakawan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Lumajang, Malikha Rustya W. AMd, saat memberikan trauma healing untuk anak-anak terdampak erupsi, di Hutan Bambu Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (19/12).

Malikha juga mengatakan, sejumlah tahapan yang sudah dipersiapkan yaitu, proses healing dengan kegiatan motorik kasar, motorik halus, dan relaksasi. Selain itu, juga diberikan sumbangan dari berbagai donatur seperti boneka, mobil mainan, kue, dan makanan ringan dibagikan untuk anak-anak.

Lanjut dia, kegiatan tersebut bertujuan memupuk rasa bahagia pada anak-anak dengan melakukan sebuah permainan. Ketika, didampingi oleh para relawan dalam keadaan bahagia, mereka akan turut merasakan kebahagiaan sehingga hati bisa menjadi sedikit tenang.

“Peserta mengikuti setiap kegiatan dengan antusias. Rekreasi jiwa untuk mengurangi dampak trauma rupanya menjadi hiburan bagi mereka. Tak hanya anak-anak, orangtua yang mendampingi juga merasa bahagia karena buah hati mereka bisa sedikit melupakan rasa takut pasca erupsi,” ujar dia.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan bekerja sama dengan Komunitas Pendongeng Lumajang, Biliknulis, Sanggar Pelangi, Penyandang Dana Wali (Wuling Almoz Indonesia), dan Bang Pur DPR RI Fraksi Golkar, serta Konselor Trauma Healing dari Persaudaraan Pencerita Muslim Indonesia (PPMI).

Acara diikuti oleh sekitar 150 anak penyintas erupsi Gunung Semeru, di antaranya, Dusun Umbulsari, Umbulrejo, Krajan, dan Banjarejo Desa Sumbermujur. Sementara, anggota tim yang berjumlah 15 orang berbagi tugas dalam melakukan proses healing. (ins, kmf)

baca juga :

Covid Menggila, Pemerintah Siapkan PPKM Darurat

Titis Global News

29 Juli, Gadai Swasta Harus Sudah Daftarkan Diri

gas

Topan Rai di Filipina, Korban Tewas Bertambah Jadi 208 Orang

Redaksi Global News