Global-News.co.id
Sport Utama

Prediksi Putaran II Lebih Ketat, Pesut Etam Pangkas Jatah Libur

Menghadapi putaran II Pesut Etam memangkas jatah libur pemainnya

SAMARINDA (global-news.co.id) – Manajemen Borneo FC Samarinda benar-benar menyadari, persaingan di putaran kedua Liga 1 mulai 5 Januari bakal ketat. Itulah sebabnya manajemen sudah memutuskan memberikan libur dalam durasi waktu tak lama.

Ya, pemain hanya mendapat libur selama 8 hari, terhitung mulai 19 Desember hingga sehari setelah perayaan Natal. Saat ini para pemain sudah berada di kampung halaman masing-masing. Sebelumnya, mereka masih berada di Jogjakarta untuk menjalani latihan.

“Alhamdulillah pemain sudah dapat jatah libur. Libur diberikan tak lama, karena pertandingan lanjutan di putaran kedua sudah dimulai pekan pertama Januari tahun depan,” ujar Manajer Borneo FC, Dandri Dauri.

Dijelaskannya, seluruh pemain sudah harus kembali latihan pada 27 Desember. Artinya sehari sebelum latihan dijalankan kembali, seluruh pemain sudah wajib berada di Kota Pelajar tersebut.

“Persaingan di putaran kedua nanti bakal lebih ketat, makanya libur tak kami berikan terlalu lama,” lanjut Dandri.

Dandri juga menitipkan pesan kepada tim pelatih untuk tetap memberi program kepada pemain sebelum libur dijalankan. Hal ini agar pemain tak benar-benar libur. Latihan mandiri tetap dijalankan agar kondisi pemain tak menurun.

“Memang libur diberikan agar pemain bisa memanfaatkan waktu bersama keluarga, sekaligus melupakan sejenak soal sepakbola. Tetapi menjaga kondisi tetap harus dijalankan. Sebab jika mereka tak jaga kondisi, khawatirnya akan membuat kondisi fisik mereka menurun,” katanya.

Borneo FC sendiri akan menghadapi Persik Kediri pada 8 Januari. Setelah itu Barito Putera menjadi lawan berikutnya. Seri keempat Liga 1 seluruhnya akan dimainkan di Pulau Dewata, Bali. (lib, beo)

baca juga :

Arab Saudi, Tunisia, Maroko dan Senegal Laporkan Kasus Pertama Corona

Redaksi Global News

Alun-alun Suroboyo

Redaksi Global News

5 Juni: 29.521 Orang di Indonesia Positif Corona, 9.443 Sembuh dan 1.770 Meninggal

Redaksi Global News