Global-News.co.id
Nasional Utama

Peringati Harjalu, GNOTA Lumajang Doa Bersama dan Salurkan Bantuan

GNOTA Kabupaten Lumajang memberikan support dan memanfaatkan Harjalu ke-766 dengan doa bersama dan penyerahan bantuan

LUMAJANG (global-news.co.id) – Ketua Yayasan Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) Kabupaten Lumajang, Ny Musfarinah Thoriq menggelar doa bersama dan menyalurkan bantuan di Aula Panti PKK Kabupaten Lumajang, Rabu (15/12). Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Harjalu ke-766 Tahun 2021.

Yayasan GNOTA Kabupaten Lumajang memberikan support dan memanfaatkan Harjalu ke-766 dengan menyelenggarakan doa bersama dan penyerahan bantuan tas sekolah beserta alat tulisnya, dan bantuan biaya pendidikan siswa SMP sebanyak 114 siswa dan SMA sebanyak 75 siswa.

Ny Musfarinah Thoriq menyatakan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan pemerintah daerah yang akhirnya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, diharapkan seluruh elemen masyarakat agar berpartisipasi dalam menyukseskan pembangunan SDM masyarakat Lumajang.

“Senyampang saya ketemu dengan anak-anakku semua, saya mengajak kalian semua agar memanfaatkan masa mudanya untuk menimba ilmu setinggi mungkin di bangku sekolah, minimal pendidikan 12 tahun,” ujarnya.

“Sebagai generasi penerus yang akan melanjutkan memimpin Lumajang ke depan, mari kita siapkan diri kita menjadi generasi yang berkualitas, berkarakter dan bermartabat yang betul-betul mengantarkan Kabupaten Lumajang yang berdaya saing, serta hebat bermartabat,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan, Bulan Desember merupakan bulan di mana masyarakat Lumajang setiap 15 Desember menyambut Hari Jadi Kabupaten Lumajang. Namun, tahun ini rasa riuh masyarakat itu tidak terdengar karena semua masyarakat maupun Forkopimda Lumajang sedang fokus dalam penanganan korban bencana Erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada 4 Desember 2021, yang menerjang dua kecamatan, yakni Kecamatan Candipuro dan Pronojiwo.

“Ini meninggalkan duka yang sangat dalam terutama bagi para korban bencana dan juga puluhan masyarakat Lumajang. Bukan hanya menjadi duka Kabupaten Lumajang, tetapi juga menjadi duka bagi seluruh masyarakat Indonesia. Karena itu, siapapun menaruh rasa belasungkawa atas peristiwa ini,” kata dia. (kmf, lmj)

baca juga :

Mendikbud: Sekolah Lima Hari Tunggu Perpres

nasir nasir

Hilangkan Kesenjangan Sosial, Walikota Eri Akan Samakan Seragam Sekolah

Redaksi Global News

Simak, Begini Rekayasa Lalu Lintas di Jembatan Sawunggaling

Titis Global News