Global-News.co.id
Metro Raya Utama

Kembangkan Wisata Pesisir, Pemkot Surabaya Bantu Perahu ke Nelayan Romokalisari

Walikota Eri bersama jajaran Forkopimda sempat berkeliling dengan menggunakan jet ski sembari menikmati keseruan wisata pesisir Romokalisari

SURABAYA (global-news.co.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya mengembangkan kawasan wisata pesisir guna menarik minat wisatawan sekaligus pemulihan ekonomi di Kota Pahlawan. Salah satu tempat wisata yang menjadi target utama Pemkot adalah wisata pesisir Romokalisari.

Keseriusan pemkot dalam mengembangkan kawasan wisata pesisir Romokalisari ini diwujudkan Walikota Surabaya, Eri Cahyadi pada Senin (20/12) sore. Saat itu Walikota bersama jajaran Kepala PD dan Forkopimda Surabaya memberikan bantuan empat unit perahu kepada nelayan yang bekerja di kawasan wisata pesisir Romokalisari.

“Insya Allah ada empat perahu, tapi nanti yang akan diberikan ke nelayan Romokalisari totalnya tujuh unit. Dengan adanya bantuan perahu ini, harapannya dapat digunakan untuk mencari nafkah. Selain sebagai sarana mencari nafkah, juga bisa digunakan sebagai sarana wisata perahu,” kata Walikota Eri.

Dalam mengembangkan wisata di kawasan pesisir Romokalisari, Walikota Eri mengaku pemkot tidak berjalan sendiri. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Forkopimda Surabaya dan perguruan tinggi untuk mengembangkan padat karya dan perekonomian di kawasan ini.

Tidak hanya ada wisata perahu, rencana Walikota Eri di tahun 2022 nanti juga ada fasilitas menarik lain. Di antaranya ada wisata jet ski, wisata berkuda hingga wisata kuliner tersedia di tempat tersebut.

“Untuk jet ski coming soon (akan datang) di Januari 2022. Kawasan wisata pesisir Romokalisari ini bagus sebenarnya, apalagi pemandangannya. Kalau malam tambah apik, digawe wisata kuliner,” ujarnya.

Walikota bersama jajaran Kepala PD dan Forkopimda Surabaya memberikan bantuan empat unit perahu kepada nelayan yang bekerja di kawasan wisata pesisir Romokalisari

Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu yakin, dengan berbagai fasilitas wisata dan tempat yang sangat mendukung untuk dijadikan wisata pesisir, dapat mendongkrak pendapatan warga di sekitarnya. Terutama bagi keluarga para nelayan yang bekerja di kawasan wisata ini.

“Target kami, setiap kepala keluarga penghasilannya bisa Rp 7 juta. Jadi dengan wisata pesisir Romokalisari ini, pendapatan para nelayan bisa berkembang. Karena akan ada yang jualan makanan, minuman, dan penunjang wisata lainnya, karena view pesisir ini bisa dijual,” ujarnya.

Cak Eri–sapaan akrab Walikota ini–tidak hanya fokus pada kawasan wisata pesisir Romokalisari. Tetapi, juga fokus mengembangkan kawasan wisata Sontoh Laut. Rencananya tahun 2022 kawasan wisata pesisir Romokalisari dan Sontoh Laut bakal menjadi jujukan wisata baru di Kota Surabaya.

“Jadi saya nyuwun tulung dijaga kawasan iki (tolong dijaga kawasan ini). Nanti tolong Pak Herlambang (Kadis DKPP Surabaya) ditata sing apik (yang bagus), karena tempat ini sangat menjual. Kalau pemerintahnya niat Insya Allah jadi. Tolong juga, nanti kalau sudah jadi kawasan wisata toiletnya yang bagus,” ujarnya.

Dia juga berpesan kepada masyarakat Kota Surabaya untuk mendukung wisata lokal di kawasan pesisir Romokalisari dan Sontoh Laut pada 2022. “Untuk warga Surabaya, di sini ada Jet ski. Teko’o rene (datang ke sini) di Romokalisari, wisata Suroboyo sing top. Tunggu tanggal mainnya pada Januari 2022,” imbuhnya.

Usai memberikan bantuan perahu kepada para nelayan, Walikota Eri bersama jajaran Forkopimda sempat berkeliling dengan menggunakan jet ski sembari menikmati keseruan wisata pesisir Romokalisari.

“Mrenea (ke sini) rek, pasti seru. Sampek teles kabeh (sampai basah semua), sama Pak Kajari Tanjung Perak Surabaya dan Pak Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya tadi,” katanya. (pur)

baca juga :

Kekeringan di Kabupaten Ngawi, BPBD Jatim Salurkan Air Bersih

Redaksi Global News

Menko Marvest Sambut Positif Upaya Pengembangan Potensi Kelautan Jember

Redaksi Global News

Awal Bagus Persija di Putaran Kedua, Pelatih Sempat Marah

Redaksi Global News