Global-News.co.id
Ekonomi Bisnis Utama

Harga Capai Rp 20 Ribu/Kg, Petani Cabai di Bojonegoro Raih Untung

Harga lombok mengalami kenaikan, petani pun raih untung

BOJONEGORO (global-news.co.id) – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), petani cabai di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, memiliki kebahagian tersendiri. Sebab harga komoditi tersebut mengalami kenaikan.

Indro salah satu petani asal Desa Kalicilik, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro menuturkan tahun ini hasil panen menggembirakan. Untuk 1 kg cabai bisa terjual Rp 20 ribu yang dibeli oleh pengepul.

“Jika musim hujan ini harga cabai semakin melonjak dikarenakan cabainya banyak yang rontok,” katanya.

Tapi, Indro bersyukur hasil cabainya bagus. Ia bercerita, modal awal penanaman cabai habis Rp 7 juta. Namun sekarang jika dihitung, hasil jual sudah mencapai Rp 19 juta dalam 11 panen.

“Alhamdulilah untung yang sangat besar. Karena biasanya 1 kg gram cabai hanya dibeli Rp 10 ribu ke bawah, untuk sekarang ini harga termahal yang saya dapat,” terangnya.

Lebih lanjut Indro ia bersyukur mendapatkan panen banyak dan bisa menutup utang. “Saya juga bisa menabung untuk masa tua saya,” terangnya.

Panen tahun ini, memang sungguh luar biasa. Banyak para petani yang sangat antisias untuk bertanam cabai, karena harga cabai selalu naik pada akhir tahun dan para petani banyak yang meraih keuntungan. (boe, ins)

baca juga :

Surabaya Raih Juara Umum Anugerah Media Humas

Redaksi Global News

Pantau Penanganan COVID-19 di Jatim, Menkes Ngantor di Surabaya

Redaksi Global News

Putra-Putri Batik Pamekasan Diharap Kembali Raih Prestasi Nasional

Redaksi Global News