Global-News.co.id
Sport Utama

Hadapi Putaran II, Persebaya Gelar Pemeriksaan Otot Pemain

Koko Ari sedang dijelaskan hasil pemeriksaan otot yang dilakukan tim Kinetic.X. (foto: Persebaya)

SURABAYA (global-news.co.id) –
Persiapan jelang putaran kedua Liga 1 tidak hanya dilakukan di lapangan. Tim Persebaya juga menggelar pemeriksaan komposisi tubuh dan otot. Seluruh pemain Bajul Ijo diperiksa satu persatu guna diketahui sejauh mana kesiapannya menghadapi lanjutan Liga 1 musim 2021/2022.

Persebaya allout dalam mengedepankan sport science. Begitu juga saat menyambut putaran kedua. Bekerjasama dengan Kinetic.X, Persebaya mengumpulkan data kondisi terkini para pemain. Untuk mengumpulkan data itu pemain harus menjalani serangkaian pemeriksaan.

Mulai dari body composition, 3D movement analysis, dan yang terakhir muscle strength test. Kesemuanya memiliki tujuan tertentu.

“Kita mengukur body komposisi, kemampuan gerak pemain dan menguji kekuatan otot bagian upper dan lower,” kata Awang Firmansyah yang menjabat sebagai Head of Sport Science Kinetic.X.

Data yang dikumpulkan tersebut kemudian diserahkan kepada tim pelatih dan medis dari Persebaya. Dari data tersebut dapat dieksekusi menjadi untuk beberapa divisi.

Bagi tim pelatih, data tersebut bisa menjadi acuan untuk membuat program latihan berikutnya. Baik untuk individu maupun keseluruhan tim. Karena data yang dikumpulkan bisa menampilkan informasi kekuatan dan kekurangan masing-masing pemain.

Sementara bagi tim medis dapat mengukur level recovery yang sudah dicapai pemain-pemain yang cedera. Sehingga mempermudah merencanakan program penyembuhan cedera yang tepat bagi masing-masing pemain.

“Hari ini kita mengumpulkan data-data tujuannya untuk membekali pemain, membekali seluruh komponen dari tim soal kekuatan otot. Tentu dengan data-data objektif yang dihasilkan dari serangkaian tes,” beber dokter tim Persebaya, Pratama Wicaksana.

“Kegiatan ini juga selaras dengan program training center kemarin, agar pemain lebih profesional, tahu kondisi badannya dan bagaimana cara melatihnya,” lanjut pria yang akrab disapa Tommy tersebut.

Sebagai informasi, tim kebanggaan arek-arek Suroboyo menjadi tim pertama dan satu-satunya yang menyelenggarakan tes ini. Belum ada tim di level manapun di Indonesia yang menyelenggarakan tes serupa untuk seluruh pemainnya. Padahal di luar negeri, tes ini sudah menjadi salah satu standar sebelum memulai kompetisi. (sba, ins)

baca juga :

Program Wakaf Gotong Royong, Nahdliyin Inggris Raya Dirikan Masjid di London

Redaksi Global News

Dinkes Surabaya Lakukan Rapid Test ke Pedagang, Pasar Simo dan Simo Gunung Ditutup

Redaksi Global News

April 2020, Pemkab Mojokerto Bangun TPA Ramah Lingkungan

Redaksi Global News