Global-News.co.id
Sport Utama

Dipermalukan Persebaya, Pelatih Persib Kecewa dalam Laga Big-Match

Pelatih Persib Bandung, Robert Albert kecewa

SLEMAN (global-news.co.id) – Tim Persib Bandung yang punya pertahanan terbaik di Kompetisi Liga 1 harus menerima kekalahan telak 0-3 dari tim paling produktif Persebaya Surabaya, Rabu (8/12) di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Maung Bandung tak berdaya ketika Taisei Marukawa mengobrak-abrik pertahanan lewat dua gol dan satu assist-nya.

Kekalahan ini jelas mengecewakan, bagaimana Persib kini tertinggal lima poin dari pemuncak klasemen Bhayangkara FC. Posisi mereka juga rawan tergeser Arema FC dan Bali United FC. Seri 3 ini jadi mimpi buruk bagi Persib karena mereka mengalami tiga kekalahan dan baru bisa mengemas dua kemenangan.

Persib sebenarnya mampu mendominasi permainan. Persebaya dibuat terpuruk selama 45 menit pertama. Baru di babak kedua Bajul Ijo melakukan beberapa perubahan penting. Momen kesalahan di lini belakang Persib dihukum Marukawa dengan gol yang buat permainan Persib menjadi kacau dimanfaatkan lawan.

“Kami mengalami hasil yang benar-benar mengecewakan, ini hasil yang sama sekali tidak kami duga. Jika melihat di babak pertama, kami seharusnya bisa mengawali babak kedua dengan keunggulan, kami memiliki banyak kesempatan mencetak gol tapi tidak memanfaatkan itu,” kata Robert Alberts, pelatih Persib.

“Di babak kedua kami melakukan kesalahan di barisan pertahanan dan mereka menghukum kami, itu harus dibayar mahal. Setelah itu kami melakukan tekanan tetapi bukan tekanan yang efektif sehingga justru kami yang kemasukan lagi,” ujarnya.

Sekali lagi Persib kalah dalam laga big match. Sebelumnya tim kebanggaan Bobotoh ini juga menelan kekalahan dari Persija Jakarta dan Arema FC. Maung Bandung tak berdaya di partai-partai besar.

“Jadi hari ini bukan hanya kehilangan tiga poin, tetapi kebobolan tiga gol meski kami merupakan tim dengan catatan pertahanan terbaik. Jadi hasil yang mengecewakan hari ini,” kata Robert. (lib, sib)

baca juga :

Atasi Kegawatdaruratan Pediatri dan Neonatal , SIF Gandeng RSU Haji Surabaya

Redaksi Global News

Dilempar Paving, Ustadz Pengajar di Pesantren Gus Nizam Meninggal

Redaksi Global News

Puncak Corona di Indonesia Diprediksi Juli, Capai 106.000 Kasus

Redaksi Global News