Global-News.co.id
Ekonomi Bisnis Metro Raya Utama

Didukung Walikota, UMKM Konveksi di Surabaya Siap Jadi Pusat Penyedia Seragam dan Tas

Walikota Surabaya Eri Cahyadi saat mengunjungi salah satu UMKM konveksi di Kelurahan Gading, Tambaksari dan Jl Gadukan Utara IV B, Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan

SURABAYA (global-news.co.id) – Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) konveksi di Kelurahan Gading, Kecamatan Tambaksari, dan Jl Gadukan Utara IV B, Kelurahan Morokrembangan, Krembangan, Kota Surabaya, siap menjadi pusat penyedia seragam dan tas.

Koordinator UMKM Gading Bersatu, Sunarti Ningsih, Selasa (28/12), menyatakan bersyukur UMKM konveksi di Gading mendapat dukungan dari Pemkot Surabaya untuk bisa terus berkembang.

“Kami berharap ke depannya UMKM di Kelurahan Gading semakin berkembang dan bisa dijadikan pusat penyedia seragam di Surabaya. Tentunya juga bisa meningkatkan penghasilan warga,” katanya.

Hal sama juga dikatakan pelaku UMKM di Jl Gadukan Utara, Kelurahan Morokrembangan, Haris Rohman. Ia mengatakan dalam memproduksi tas, dirinya tidak sendirian.

Haris mengaku mengerjakan produk tas miliknya bersama 50 orang tetangganya. Per orang, UMKM miliknya bisa memproduksi 60 buah tas dalam seminggu.

Ia berharap ke depannya Pemkot Surabaya bisa membantu meningkatkan daya beli produk UMKM miliknya. Dengan adanya kolaborasi antar-UMKM dan Pemkot Surabaya, ia optimistis produk lokal Surabaya bisa semakin baik ke depannya.

“Pak Walikota sangat support dengan produk kami. Saya harap ke depan bisa memproduksi lebih banyak tas lagi dengan memberdayakan warga sekitar,” katanya.

Walikota Surabaya Eri Cahyadi sebelumnya mengatakan seragam dan tas buatan UMKM Surabaya tidak kalah bagus dengan buatan pabrik.

“UMKM Surabaya harus bisa bersaing dengan pabrik, kalau semua bergandengan tangan pasti bisa,” kata Walikota Eri.

Eri menyampaikan dukungan Pemkot Surabaya kepada UMKM Kota Pahlawan bukan hanya sekadar teori, tetapi juga ada aksi nyata agar UMKM Surabaya terus berkembang.

Aksi nyata diwujudkan dengan cara menggunakan produk UMKM, mulai dari pembuatan seragam aparatur sipil Negara (ASN), seragam sekolah, sepatu sekolah dan lain sebagainya yang menggunakan karya UMKM Surabaya.

“Jadi, saya harapkan jangan ada persaingan antar-UMKM, tapi bagaimana UMKM ini bisa saling berkolaborasi mengembangkan produk lokal. Selain untuk membangkitkan perekonomian, juga untuk kepentingan umat,” ujarnya. (pur)

baca juga :

Trio Srikandi Jatim Raih Emas Keempat Nomor Compound Beregu

Redaksi Global News

Piala Uber 2022: Bilqis Membuat Kejutan dengan Libas Peringkat Satu Dunia

Perppu Corona Beri Cek Kosong bagi Pemerintah untuk Lakukan Akrobat Susun APBN

Redaksi Global News