Global-News.co.id
Sport Utama

Petinju Indonesia Daud Yordan Menang TKO Atas Petinju Thailand di Bangkok

Petinju Indonesia Daud Yordan. (foto: Antara)

JAKARTA (global-news.co.id) – Petinju Indonesia, Daud Yordan, menang technical knockout (TKO) atas petinju Thailand, Rachata Khaophimai. Itu dicapai dalam pertandingan tinju perebutan gelar juara WBC Asian Boxing Council Silver kelas ringan super (63,5kg) di World Siam Stadium, Bangkapi, Bangkok, Jumat (19/11) malam WIB.

Di ronde pertama, kedua petinju tampak tidak terlalu agresif dan lebih saling membaca kekuatan satu sama lain. Di ronde kedua, Daud tampil lebih agresif dengan menguasai permainan. Daud terus menggiring Rachata ke sudut.

Daud mencoba melakukan jab yang mengarah ke arah wajah dan melakukan pukulan ke arah perut Rachata. Sedangkan, petinju tuan rumah hanya sesekali melakukan serangan balik.

Pada ronde ketiga, Rachata mulai tampil agresif. Daud pun merespons dengan melancarkan sejumlah pukulan. Daud kembali membawa Rachata ke sudut ring, namun petinju Thailand itu selalu berhasil melepaskan diri dari tekanan.

Di ronde keempat, pertarungan semakin panas. Kedua petarung saling berbalas lewat kombinasi serangan.

Di pengujung ronde keempat Daud mendapatkan momentum untuk melakukan serangan bertubi-tubi ke arah wajah Rachata yang membuat lawannya sempat goyang tanpa perlawanan.

Namun, Rachata yang hampir tak berdaya masih mampu berdiri hingga ronde keempat berakhir.

Di ronde kelima, Daud Yordan terus melakukan serangan hingga akhirnya wasit memutuskan kemenangan TKO untuk Daud Yordan setelah sang lawan dinilai sudah tak mampu memberikan perlawanan.

Daud akhirnya dinyatakan menang TKO di ronde kelima dan berhak meraih gelar juara WBC Asian Boxing Council Silver kelas ringan super (63,5kg).

Daud yang saat ini berusia 34 juga memegang gelar juara dunia IBA dan WBO Oriental divisi ringan super.

Sebelum pertarungan malam ini Daud telah mengantongi rekor 40 kemenangan dengan rasio knockout (KO) 62,22 persen atau 28 hasil KO sejak debut profesional 25 Agustus 2005. Dia juga tercatat empat kali menelan kekalahan.

Sebelum pertarungan ini, petinju asal Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat ini telah melakoni 279 ronde sepanjang kariernya. (cnn, ins, rtr)

baca juga :

Pakde Karwo: Kunci Utama Perbankan Adalah Kepercayaan

nasir nasir

Demokrat Lamongan Tolak KLB

Titis Global News

LPPNU Minta Pemerintah Perbanyak Cluster Olah Porang di Jatim

gas