Global-News.co.id
Ekonomi Bisnis Utama

Perluas Akseptasi Pembayaran Digital, Pasar Kapasan Pasar SIAP QRIS di Surabaya

SURABAYA (global-news.co.id) –  Pasar Kapasan Surabaya telah diresmikan sebagai salah satu dari 46 pasar di Indonesia yang menjadi pilot project program Pasar Sehat, Inovatif, Aman Pakai QRIS (SIAP QRIS), Jumat (12/11).

Program Pasar SIAP QRIS ini inisiasi Bank Indonesia bersama Kementerian Perdagangan sebagai implementasi digitalisasi pasar tradisional khususnya terkait sistem pembayaran. Peresmian Pasar SIAP QRIS di Pasar Kapasan ini wujud komitmen Bank Indonesia dalam memperluas akseptasi pembayaran digital.

Program Pasar SIAP QRIS di Pasar Kapasan ini diresmikan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Budi Hanoto, bersama Anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurnia, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Surabaya, Pemimpin Kanwil 06 Bank BNI, Direktur Pengawasan LJKI OJK Jatim, Direktur Administrasi dan Keuangan PD Pasar Surya, dan Perwakilan Paguyuban Pasar Kapasan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia bersama stakeholder juga melakukan uji coba pembayaran Iuran Layanan Pasar (ILP), donasi masjid, pembayaran belanja dan parkir dengan menggunakan QRIS.

Selain itu Bank Indonesia juga memberikan bantuan sarana dan prasarana pendukung digitalisasi berupa 12 unit penguat sinyal pada Pasar Kapasan sebagai bagian dari Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) yang diharapkan dapat memperlancar transaksi non-tunai di Pasar Kapasan.

Budi Hanoto menyatakan, sosialisasi dan launching implementasi QRIS ini sebagai perwujudan kebhinekaan dan sinergi karena difasilitasi oleh 4 bank sekaligus, yaitu Bank Mandiri, Bank Jatim, BNI dan BCA, serta instansi lain dalam mendorong Jatim Bangkit.

Menurutnya, transaksi secara non-tunai dengan QRIS menjadi salah satu alternatif solusi yang berkelanjutan untuk menjaga akselerasi pemulihan ekonomi. Bank Indonesia akan terus berinovasi untuk mendukung ekosistem QRIS seperti model bisnis QRIS on Delivery, QRIS Tanpa Tatap Muka, QRIS Customer Presented Mode, hingga pengembangan ke depan seperti QRIS Tarik Transfer Setor serta Pos Digital Financial Services.

“Hal ini kami harapkan dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat dan pelaku UMKM dalam meningkatkan transaksi secara non-tunai dengan QRIS,” lanjutnya.

Disebutkan, hingga 12 November 2021 tercatat 400 pedagang di Pasar Kapasan telah mengaktifkan QRIS. Pasar SIAP QRIS diharapkan memberikan kemudahan bagi pedagang dan masyarakat di pasar rakyat dalam melakukan pembayaran nirsentuh yang lebih aman, nyaman, dan praktis.

Selain itu, merchant juga akan memperoleh kemudahan dalam pencatatan transaksi penjualan, serta membantu membangun credit profile dalam kemudahan akses memperoleh pembiayaan dari lembaga keuangan. (fan)

Teks Foto: Kepala BI Jatim bersama Anggota Komisi XI DPR RI, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Surabaya, Pemimpin Kanwil 06 Bank BNI, Direktur Pengawasan LJKI OJK Jatim, Direktur Administrasi dan Keuangan PD Pasar Surya, dan Perwakilan Paguyuban Pasar Kapasan saat peresmian Pasar Kapasan sebagai Pasar SIAP QRIS di Surabaya, Jumat (12/11).

baca juga :

Pencanangan Vaksinasi Covid-19 Pemkot Surabaya Berlangsung Hari Ini

Redaksi Global News

Deteksi Dini, Dispendik Surabaya Lakukan Swab RT-PCR bagi Siswa dan Guru SMP

Redaksi Global News

MenPAN RB : Publik Berhak Tahu Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah

Redaksi Global News