Global-News.co.id
Nasional Utama

PEM Akamigas dan PPSDM Migas Pastikan Tak Ada Masalah dengan Saluran Air

Tim melakukan pembersihan dan pembuktian, ada sekira 50 orang yang diterjunkan dari PEM Akamigas dan PPSDM Migas

BLORA (global-news.co.id) – Pasca terjadinya banjir akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kecamaan Cepu dan sekitarnya pekan lalu, mengakibatkan sebagain wilayah terendam banjir. Terutama di lingkungan Ngareng Kelurahan Cepu dan lingkungan Turibang Kelurahan Karangboyo, yang notabene berdiri Institusi Kementerian ESDM, PEM Akamigas dan PPSDM Migas.

Selama ini, menurut anggapan sebagaian masyarakat, ada ketidaklancaran saluran air yang melintasi dua institusi tersebut. Menyikapi hal itu, keduanya menerjunkan tim melakukan pembersihan dan pembuktian. “Ada sekira 50 orang yang kami terjunkan. Dari PEM Akamigas dan PPSDM Migas,” ujar Koordinator Keamanan PEM Akamigas, Ahmad Rifai, Selasa (30/11) pagi.

Selama lebih dari dua jam melakukan pembersihan hampir 2 truk sampah berhasil diangkut dari saluran air di dalam area tersebut. Berbagai macam sampah rumah tangga ditemukan. “Termasuk kursi dan kasur bekas, bantal, sampah plastik pohon besar tersangkut di sela-sela jembatan,” katanya.

Saat banjir terjadi, area PPSDM Migas dan area asrama PEM Akamigas tidak terkena dampak. “Ini karena memang saluran air besar yang masuk ke wilayah kami lancar. Tidak ada pendangkalan,” kata Ferry Purwo Saputro, dari PPSDM Migas, saat berada di lokasi yang sama.

Terkait terjadinya banjir yang kerap terjadi, Ferry menjelaskan, selain kiriman air dari hulu, juga minim resapan dan sodetan. Sehingga air melompat ke pemukiman dan jalan raya. “Kami tidak ingin menyalahkan pihak manapun. Ini menjadi persoalan bersama dan harus duduk bersama untuk mencari solusi,” ujarnya.

Pihaknya mengaku, sudah memenuhi permintaan masyarakat, mana yang dianggap mengakibatkan banjir sudah ditangani. “Pipa-pipa yang dianggap menjadi penghalang kelancaran air, sudah kami potong dan kami ubah,” tutur pria berjenggot ini. (rno)

baca juga :

Meniru Inosuke Hashibira

Redaksi Global News

Sentra Produksi Kerupuk Petulo di Jember, Telah Berjalan 30 Tahun

Redaksi Global News

Pacu Penanganan COVID-19, Jatim Terima Bantuan Tenaga Medis dan Alkes dari Kogabwilhan II

Redaksi Global News