Global-News.co.id
Secangkir Kopi

Hati-hati, Banjir

Pada musim penghujan kali ini, untuk kali pertama, hujan deras melanda Kota Surabaya, Selasa (23/11/2021) malam. Seperti biasanya, sejumlah jalanan terendam banjir. Air bahkan masuk hingga ke rumah-rumah warga. Sejumlah rumah di kawasan Siwalankerto, Wonocolo, Surabaya, genangan air sampai mata kaki orang dewasa. Juga demikian di sejumlah daerah mengalami hal serupa.

Keadaan ini sudah pasti membuat sejumlah warga mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitasnya. Bahkan, kalau air hujan tinggi, membawa kerugian kalau rumah warga tergenang. Setidaknya perabotan kalau tidak bisa ditolong akan rusak.

Lalu bagaimana Pemerintah Kota Surabaya menyikapinya? Memang banjir tidak hanya menjadi “masalah” bagi kota Surabaya saja. Kota lainnya, seperti Jakarta, Bandung, Semarang hingga kota-kota lainnya, banjir menjadi masalah tahunan.

Setiap tahun pula pemerintah setempat terus berinovasi untuk mengatasinya. Pemkot Surabaya seperti diktakan Walikota Surabaya, Eri Cahyadi mengaku sudah menemukan solusi genangan di kawasan Lontar.

Rencananya, pemkot akan membangun dua boezem. Pertama, di RW 4 Kelurahan Lontar. Boezem ini akan diberi sepeda air dan ditata UMKM-nya. Bahkan, pengelolaannya diserahkan langsung kepada warga setempat.

Kedua, akan bangun boezem di Pakuwon, di sisi selatan jembatan yang saya kunjungi itu. Kita akan tinggikan jembatan yang ada di Jalan Lontar supaya saluran airnya lebih lancar.

Saluran air ini akan nyambung ke utara hingga ke laut. Sedangkan untuk luberan air di Danau Unesa, Kampus Lidah Wetan, Pemkot

sudah mulai membuat outlet untuk crossing ke sisi timur. Sehingga ketemu dengan saluran Kali Makmur hingga ke Rolak.

Langkah-langkah positif Pemkot Surabaya ini harus diapresiasi. Terpenting lagi, peran anggota masyarakat juga tak kalah pentingnya dalam hal mengurangi dampak banjir. Kesadaran membuang sampah sembarangan misalnya harus terus menerus digaungkan.

Dan harus menjadi kesadaran yang tinggi bagi masing-masing warga kota Surabaya. Lebih penting lagi, Pemerintah Kota harus terus menerus pula mencari solusi mengatasi banjir ini. *

baca juga :

Selamat Datang Universitas ‘Hayam Wuruk Perbanas’

gas

Apel Awal Bulan, Bupati Minta Waspada Bencana dan Tinggalkan Valentine Day

gas

Susi…Susi…Susi…

Redaksi Global News