Global-News.co.id
Madura Utama

Gubernur Khofifah Tutup MTQ 2021, Lamongan Juara Umum, Pamekasan Bangga 4 Sukses Tercapai

Gubernur Khofifah bersama pejabat Forkopimda dan ulama saat penutupan MTQ XXIX Jatim 2021 di Lapangan Nagara Bhakti Pendopo Ronggosukowati Pamekasan Rabu (10/11) malam.

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menutup Musabaqah Tilawatil Quran XXIX Jatim 2021 di Lapangan Nagara Bhakti Pendopo Ronggosukowati Pamekasan Rabu (10/11) malam. Tampil sebagai Juara Umum MTQ Jatim tahun ini adalah kafilah dari Kabupaten Lamongan, Juara II kafilah dari Kabupaten Sidoarjo, serta kafilah Kabupaten Tuban menjadi Juara III. Sementara kafilah tuan rumah Kabupaten Pamekasan menempati posisi ke-7.

Penutupan MTQ Jatim juga dihadiri Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Plt Sekdaprov Jatim, Wakil Ketua DPRD Jatim, para bupati dan wakil bupati, Ketua PWNU Jatim KH Marzuqi Mustamar, Ketua PW Muhammadiyah Jatim KH Saad Ibrahim, Ketua MUI Jatim KH Hasan Mutawakkil Alallah, sejumlah Kakankemenag, para kiai, ulama serta pejabat OPD dan Forkopimda Pamekasan.

Para hadirin disuguhi hiburan irama gambus Balasik Jember pimpinan Habib Mustafa, paduan suara MTQ oleh SMAN 1 Pamekasan. Penutupan MTW Jatim bertema “MTQ Jatim Spirit Jatim Bangkit” dibuka dengan doa oleh Prof Dr KH Ali Azis MA guru besar UIN Sunan Ampel Surabaya.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang hadir dan suksesnya acara tersebut. Bupati menjelaskan MTQ Jatim kali ini mempunyai empat komitmen. Yang pertama sukses pelaksanaan, yang alhamdulillah berkat pertolongan Allah SWT, semua aman dan lancar.

Kedua, sukses protokol kesehatan, di mana panitia memiliki Pamekasan call care (PCC) yang mendampingi semua aktivitas para kafilah mulai dari kos-kosan, hotel, hingga venue, untuk menerapkan prokes dengan baik. Termasuk Swab mulai tanggal 6 November hingga Kamis hari ini.

“Alhamdulillah tidak ada yang positif, semuanya negatif, berkat protokol kesehatan yang ketat,” katanya. Bahkan, ada kafilah yang nge-prank untuk mengecek kesiapsiagaan PCC dengan menelepon pada dini hari dan ternyata PCC belum tidur untuk melayani kebutuhan para kafilah. “Telepon hanya untuk menanyakan apakah PCC sudah tidur atau belum. Kami semua tersenyum dan bahagia,” ujarnya.

Ketiga, di bidang ekonomi, sepatu batik Pamekasan, makanan-minuman produk setempat, termasuk semalam launching Wamira (Warung Milik Rakyat) yang bekerja sama dengan semua toko dengan pemasaran off line maupun online. Ketiga, sukses mendorong atmoster Qurani. “Semoga Al Quran selalu menjadi bagian dan spirit perilaku kita. Semoga setelah pulang dari Pamekasan ini, Al Quran selalu ada di hati kita,” katanya.

Pamekasan Naik Peringkat

Sementara itu, kafilah Pamekasan berada di urutan ke-7 dalam peringkat perolehan juara atau medali dalam ajang MTQ XXIX Jatim. Dengan posisi itu Pamekasan meraih nilai 55 dengan jumlah medali, satu medali emas, dua perak, dua perungu, tiga juara harapan 1, empat juara harapan 2 dan lima juara harapan 3.

Juara satu atau medali emas diraih dari cabang lomba Takhfiz Quran 20 juz atas nama Ahmad Farhan, lalu medali perak diperoleh dari cabang lomba takhfiz 30 juz atas nama Absori Qolbi dan takhfiz 10 juz atas nama Ahmad Mizmar. Sedangkan medali perunggu atau juara tiga diperoleh dari cabang lomba Karya Tulis Ilmiag Quran dan Sarhil Quran.

Hal itu sesuai daftar pemenang yang dibacakan Prof Dr KH Ahmad Zahra Ketua Dewan Hakim MTQ XXIX Jatim. Untuk peringkat perolehan medali seluruh Jatim, peringkat pertama atau juara umum diraih Kabupaten Lamongan dengan nilai 125. Sedangkan peringkat atau urutan kedua diraih Kabupaten Sidoarjo dengan nilai 123 dan peringkat 3 diraih Kabupaten Tuban dengan nilai 113.

Meski berada di peringkat 7 namun kafilah Pamekasan mengungguli atau dapat perolehan juara terbanyak untuk kafilah asal Madura. Sumenep berada di urutan 15, Bangkalan urutan 13 dan Sampang berada di urutan 19.

Koordinator Lomba Kafilah Pamekasan, Drs Moh. Munir mengatakan, hasil yang diperoleh kafilah Pamekasan saat ini cukup bagus, karena sudah berhasil masuk 7 besar daerah di Jatim. Lebih dari itu jumlah perolehen juara atau medali dan urutan peringkat daerah Pamekasan juga naik signifikan.

“Kalau sebelumnya pada tahun 2019 lalu saat MTQ XXVIII di Tuban kita ada di peringkat 17, sekarang masuk di urutan ke-7 itu sudah sangat bagus naik 10 tingkat. Memang harapannya kita minimal masuk tiga besar. Ya mudah- mudah itu tercapai untuk tahun tahun berikutnya,” kata Munir, Rabu (10/11/21).

Kabag Kesra Setdakab Pamekasan Khalifaturrahman juga mengaku senang dengan perolehan juara yang diraih kafilah Pamekasan. Yang semula pada MTQ sebelumya tahun 2091 lalu berada di posisi urutan 17, sedangkan pada MTQ kali ini Pamekasan berhasil masuk 7 besar.

Selain itu, kata dia, yang paling pokok 4 tujuan penyelengaraan MTQ XXIX Jatim di Pamekasan yang telah ditekadkan oleh Bupati Baddrut Tamam berhasil tercapai semua. Pertama sukses prestasi. Pamekasan bisa naik peringkat masuk 7 besar. Sukses prokes kesehatan tercapai karena selama event semua peserta terawat dengan baik dan bebas Covid-19.

“Yang juga menggembirakan sukses ekonomi. Ini jelas sekali. UKM terangkat, ekonomi terangkat. Pasar UKM ramai dikunjungi peserta MTQ dari luar daerah. Usaha catering bangkit melayani kebutuhan konsumsi peserta MTQ yang jumlahnya ribuan. Perekonomian jadi hidup selama MTQ ini,” katanya.

Sukses terakhir adalah pembumian nilai-nilai Qurani. Tampak sekali, kata Khalifaturrahman, atmosfer Qurani melambung tinggi di bumi Pamekasan mulai sebelum hingga saat pelaksanaan MTQ ini. “Itu semuanya diharapkan akan tetap terus bertahan sekalipun pelaksanaan MTQ selesai, menjadi kebiasaan masyarakat Pamekasan,” katanya. (mas)

baca juga :

Cegah Meluasnya Penyebaran Corona, Italia Akan Karantina 10 Juta Orang

Redaksi Global News

Masjid di Sumedang Mendapat Ancaman Teror Bom ISIS

nasir nasir

Pamekasan Seriusi Program Pendidikan Karakter

gas