Global-News.co.id
Sport Utama

Final Indonesia Masters, Dari Awal Minions Tertekan

Minions harus puas menjadi runner-up

NUSA DUA (global-news.co.id) – Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menilai kekalahan dari Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dalam laga final Indonesia Masters 2021 disebabkan tekanan sejak gim pertama.

Marcus/Kevin kalah 11-21, 21-17, dan 19-21 sehingga gagal mempertahankan gelar. Pada gim pertama, Marcus/Kevin tertinggal jauh. Sempat berupaya menurunkan tempo permainan, Marcus/Kevin tak bisa terhindar dari kekalahan.

“Dari awal kami tertekan, mereka langsung cepat sekali mainnya di gim pertama. Di gim kedua, kami sudah bisa mengimbangi kecepatan lawan dan main lebih enak. Tapi di gim ketiga sebenarnya kami bisa mengimbangi permainan lawan, tetapi tetap tak terkejar pas akhir-akhir,” kata Marcus.

Pemain yang akrab disapa Sinyo itu juga membeberkan penampilan Hoki/Kobayashi yang mengalami peningkatan. Sebelumnya Marcus/Kevin memiliki rekor 10 kali menang tanpa kalah melawan Hoki/Kobayashi.

Pertemuan terakhir kedua pasangan sebelum di final Indonesia Masters adalah pada babak pertama China Open 2019.

“Mereka memang mainnya bagus banget dibandingkan permainan sebelum covid sama sekarang. Perubahannya banyak. Mereka tekanannya lebih kencang, terutama yang kidal (Kobayashi) lebih kenceng pukulannya.”

“Nanti kami akan evaluasi lagi bersama pelatih dan pastinya akan ada banyak yang harus diperbaiki dari permainan kami,” kata Marcus.

Menjadi runner up di Indonesia Masters tak membuat The Minions pesimistis jelang Indonesia Open yang akan berlangsung pekan depan.

“Kekalahan ini tidak ada tekanan khusus (karena sebagai satu-satunya wakil Indonesia di final) ya, karena mereka memang main lebih bagus dari kami,” imbuh Kevin.

“Kalo ditanya capek, ya pasti capek. Tetapi ya dijalani sajalah karena kami tidak mematok target apa-apa. Yang penting kami ingin main lebih baik di Indonesia Open,” katanya. (cnn, ins)

baca juga :

Gunung Merapi Berpotensi Meletus, Waspadai Banjir Lahar

Redaksi Global News

Hujan 40 Menit, Kota Malang Banjir

Redaksi Global News

Kesembuhan Pasien COVID-19 Surabaya Lebih 100 Orang per Hari

Redaksi Global News