Global-News.co.id
Sport Utama

Abaikan Rekor Pertemuan Vs Madura United, Aji Ingin Pemain Lebih Percaya Diri

Pelatih Persebaya, Aji Santoso

SLEMAN (global-news.co.id) –
Sabtu (20/11) malam ini berlangsung Derbi Suramadu. Tim Persebaya Surabaya akan menghadapi Madura United pada pekan 12 Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Menghadapi laga sarat gengsi tersebut, Pelatih Persebaya, Aji Santoso memilih menepikan catatan rekor pertemuan kedua tim.

Dari 10 laga terakhir pertemuan kedua tim di semua ajang, Madura United hanya mampu sekali memetik poin penuh dari Persebaya. Meski tak berpatokan pada catatan rekor itu, ia berharap rekor pertemuan melawan Madura United dapat meningkatkan kepercayaan diri Ernando Ari Sutaryadi dkk.

“Masalah statistik pertemuan, saya merupakan salah satu pelatih yang tidak terlalu percaya statistik seperti itu. Kita sudah beberapa kali menang,” ungkap pelatih berusia 52 tahun.

“Saat ini semuanya berbeda, kondisi tim berbeda dan materi pemain berbeda. Apalagi pelatihnya juga berbeda. Mudah-mudahan (rekor pertemuan) itu membawa kepercayaan diri buat pemain.”

“Tetapi tidak terlalu suka dengan statistik seperti itu, yang jelas kami siap untuk main. Insya Allah meraih 3 poin,” sambungnya.

Selain itu menanggapi tim lawan yang menggunakan jasa analis video dari Brasil untuk menganalisa kekuatan Persebaya, Aji Santoso menilai hal tersebut wajar dilakukan di era sepakbola modern.

Ia juga mengatakan bahwa Persebaya juga melakukan analisa terhadap kekuatan dan kelemahan lawan.

Namun hasil analisa kekuatan dan kelemahan lawan bukan sebuah jaminan bahwa tim akan meraih kemenangan dengan mudah.

Menurut Aji, pemahaman pemain akan taktikal yang diterapkan di pertandingan lebih penting daripada hasil dari analisa video permainan lawan. (lib, sba)

baca juga :

ITD Unair Siap Terima Sampel Hasil Pemeriksaan Tes Corona dari 44 RS Rujukan di Jawa Timur

Redaksi Global News

Kunjungi ITS, Dubes Jerman Diskusi tentang Energi Terbarukan

Jatim Tertinggi Kasus Meninggal, Tambah 4.823 Kasus Positif Covid-19

Redaksi Global News