Global-News.co.id
Metro Raya Utama

Rini Indriyani Beri Bantuan dan Dukungan Moral Pelajar Yang Rumahnya Kena Musibah

Rini Indriyani (kanan) saat berkunjung ke rumah Nouval yang kena musibah

SURABAYA (global-news.co.id) – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani mengunjungi rumah Moch Nouval Harianto (13), pelajar SMP Negeri 1 Surabaya yang rumahnya baru selesai direnovasi karena roboh beberapa waktu lalu. Kunjungannya ini untuk memberikan dukungan moril kepada keluarga sekaligus menyerahkan bantuan.

Tiba di lokasi Jl Tambaksari Selatan 4/11A sekitar pukul 09.00 WIB, kedatangan istri Walikota Surabaya, Eri Cahyadi tersebut, langsung disambut hangat keluarga beserta warga setempat.

Rini Indriyani yang didampingi Kepala SMPN 1 Surabaya, Akhmad Suharto dan komite sekolah, juga terlihat bercengkerama dengan keluarga. Bahkan, ia juga beberapa kali terlihat memberi motivasi kepada Moch Nouval agar tidak putus asa dan tetap semangat bersekolah.

“Alhamdulillah, sudah selesai diperbaiki rumahnya oleh Dinas Cipta Karya dan Dinas Sosial melalui program Rutilahu. Karena kemarin Mas Nouval sempat tinggal di rumah neneknya dan sekarang (rumahnya) bisa ditempati lagi,” kata Rini Indriyani, Jumat (8/10).

Ia juga menyampaikan, kunjungannya ini sekaligus mewakili sebagai salah satu wali murid SMPN 1 Surabaya. Selain memberikan dukungan moril, ia juga menyerahkan bantuan berupa uang tabungan dan laptop kepada Moch Nouval yang merupakan donasi dari para pelajar.

“Jadi saya di sini mewakili wali murid SMPN 1 Surabaya. Beberapa waktu lalu keluarga Mas Nouval terkena musibah, ibunya meninggal tertimpa reruntuhan rumah saat melindungi Mas Noval,” katanya.

Di samping bantuan dari donasi para pelajar SMPN 1 Surabaya, sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah meng-cover beasiswa termasuk seragam sekolah Moch Nouval. Bahkan, rumahnya juga langsung diperbaiki pemkot melalui program Rutilahu pasca roboh beberapa waktu lalu.

Rini Indriyani berharap, rasa empati dan kepedulian ini bisa terus dimiliki  para pelajar Surabaya. Sehingga para pelajar di sekolah tak hanya menerima pendidikan formal, tapi juga memiliki rasa kepedulian dan empati yang tinggi terhadap sesama.

Ketua TP PKK Kota Surabaya itu juga mendorong seluruh anak-anak Surabaya agar tak berputus asa apapun kondisi keluarganya. Bagi dia, seluruh anak-anak Surabaya berhak untuk sukses dan berhasil. “Anak-anak Surabaya apapun kondisinya, harus menjadi anak-anak yang hebat dan berprestasi,” pesannya.

Sementara itu, Musa Harianto (39), ayah dari Nouval mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Surabaya. Meski istrinya telah tiada, Musa berharap, putranya itu terus bersemangat mengenyam pendidikan hingga ke jenjang yang lebih tinggi.

“Terima kasih banyak buat Pemkot Surabaya yang sudah membantu. Terima kasih juga kepada semua warga di sini yang juga sudah membantu keluarga saya yang sedang tertimpa musibah,” tutur Musa. (pur)

baca juga :

Perekaman KTP Elektronik Ditunda Selama Pandemi COVID-19

Polemik Pemecatan Kader Kesehatan di Surabaya Akibat Kurangnya Sosialisasi

Kapolresta Sidoarjo Tokoh Paling Responsif terhadap Masyarakat

Redaksi Global News