Global-News.co.id
Ekonomi Bisnis Metro Raya Utama

Omzet Pedagang di SWK Kota Surabaya Merangkak Naik

SURABAYA (global-news.co.id) – Omzet pedagang dari 48 Sentra Wisata Kuliner (SWK) di Kota Surabaya, Jawa Timur, merangkak naik sebagai dampak melandainya pandemi Covid-19 yang diikuti sejumlah kelonggaran.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkopum) Kota Surabaya, Widodo Suryantoro, di Surabaya, Sabtu (30/10), mengatakan, dari total 48 SWK yang ada di Surabaya, 22 di antaranya kini omzet penjualannya sudah mencapai sekitar 85 persen.

“Sedangkan 12 SWK lain, omzetnya sudah 100 persen bahkan lebih. Seperti SWK Bratang dan Dharmahusada, sudah lebih dari normal,” katanya.

Widodo mengatakan,  Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, 3, 2, dan 1 COVID-19 di Wilayah Jawa dan Bali, salah satunya diatur mengenai jam operasional bagi warung makan, warteg, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya yang diizinkan hingga pukul 22.00 WIB dengan maksimal pengunjung 75 persen.

Sementara bagi pelaku usaha yang operasionalnya mulai malam hari, dapat beroperasi maksimal hingga pukul 00.00 WIB dengan kapasitas maksimal 75 persen.

Widodo menjelaskan, sejak PPKM Darurat diterapkan, beberapa pelanggan SWK juga bertanya kapan diizinkan buka. Setelah situasi Covid-19 di Surabaya ditetapkan level 1.  Maka pedagang SWK akhirnya diizinkan beroperasi hingga tengah malam dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Pelanggan (SWK) mereka sendiri juga sudah lama menunggu kapan SWK kembali boleh dibuka,” ujarnya.

Meski sudah diizinkan buka hingga pukul 00.00 malam, Widodo menyatakan, seluruh pedagang di SWK tetap diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan. Tak terkecuali para pengunjung atau pembeli, seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. (pur)

baca juga :

Raka-Raki Diharapkan Jadi Lini Terdepan Promosikan Wisata dan Potensi Ekonomi Jawa Timur

Redaksi Global News

Gugus Tugas Dibubarkan, Tugas dan Fungsinya Dijalankan Satuan Tugas

Redaksi Global News

29 Juni: Tambah 1.082, Kasus Positif COVID-19 di Indonesa Menjadi 55.092

Redaksi Global News