Global-News.co.id
Ekonomi Bisnis Nasional Utama

Demi Tingkatkan Produktivitas, PLN Kembangkan Gerobak Motor Listrik untuk UMK

Program gerobak motor listrik ditujukan agar pelaku UMK dapat lebih hemat bahan bakar.

JAKARTA (global-news.co.id) – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN/Persero) mengembangkan gerobak motor listrik untuk usaha mikro kecil atau UMK, sekaligus mendorong ekosistem kendaraan listrik.

Dalam keterangan tertulis Selasa (26/10), Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini, mengatakan program gerobak motor listrik ditujukan agar pelaku UMK dapat lebih hemat bahan bakar.

“UMK merupakan salah satu garda terdepan dalam pembangkit ekonomi masyarakat, apalagi setelah pandemi. Kami menyiapkan 77 unit gerobak motor listrik senilai total Rp5 miliar khusus untuk membantu para pelaku UMK agar dapat meningkatkan produktivitas,” kata Zulkifli.

Menurutnya, transportasi gerobak motor listrik diharapkan mampu mendorong kendaraan listrik berbasis baterai sebagai solusi transportasi yang zero pollution, sehingga menarik minat masyarakat untuk beralih dari kendaraan konvensional berbahan bakar minyak ke listrik.

Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN menyerahkan 11 unit gerobak motor listrik senilai Rp751 juta kepada 11 pelaku UMK di Bali, Senin (25/20).

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali, I Wayan Udayana, menyampaikan program penyerahan gerobak motor listrik bertujuan meningkatkan omset UMK di tengah pandemi Covid-19 melalui strategi perluasan pemasaran, dan efisiensi operasional dengan memanfaatkan kendaraan ramah lingkungan.

“Kami berharap melalui penyaluran bantuan ini UMK dapat meningkatkan perekonomiannya sekaligus berkontribusi terhadap penggunaan moda transportasi yang green atau lebih bersih,” ungkap Udayana.

Demi mencapai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), PLN mencanangkan program yang berbasis pada Creating Shared Value (CSV) yakni dalam berbisnis juga memperhatikan masalah dan kebutuhan sosial dalam perancangan strategi perusahaan.

Made Liyadi, salah seorang pemilik UMK bernama Ma’ira di Buleleng, Bali yang mengolah berbagai makanan berupa abon ayam, abon ikan, abon papaya serta berbagai keripik mengungkapkan kegembiraan atas pemberian bantuan gerobak motor listrik tersebut.

“Dulu pemasaran hanya kami lakukan di lingkungan sekitar, sekarang kami dapat memperluas pemasaran dengan tambahan bantuan ini,” ujar Made Liyadi.

Selain Ma’ira, kesebelas UMK terpilih lainnya antara lain Arminta Sari Kedelai, Warung Andira, Rare Bali, Warung Bu Rena, Keripik Sari Tahu, Warung Sri Tanjung, Warung Dewi Sri, Warung Gita Jaja Bali, Kantin Bu Nur, dan Warung Kenak ini merupakan UMK yang bergerak di bidang kuliner yakni pengolahan makanan tersebar di masing-masing kabupaten di Bali. (ip, ins)

baca juga :

BI Prediksi Inflasi Juni di Jatim Kisaran 0,87 Persen

Redaksi Global News

Pelindo III Dukung Pengembangan Wisata Pantai Utara Surabaya

Redaksi Global News

Badrut Tamam Berbicara di International Conference on Sustainable Cities Unair

gas