Global-News.co.id
Sport Utama

PON XX Papua Cabor Panahan, Atlet Olimpiade Masih Jadi Andalan Daerah

Pertandingan cabor panahan PON XX Papua di Komplek Olahraga Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (29/9)

JAYAPURA (global-news.co.id) – Para atlet panahan yang sebelumnya tampil di Olimpiade Tokyo masih menjadi andalan daerah dalam mendulang medali emas pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Ada empat Olimpian yang ikut dalam PON XX Papua yakni Arif Dwi Pangestu (DI Jogjakarta), Alviyanto Bagas Prastyadi (Jateng), Riau Ega Agata Salsabila (Jatim), dan Diananda Choirunnisa (Jatim).

Hadirnya dua Olimpian yang membela Jatim membuat mereka masih menjadi favorit juara. Saat PON XIX Jabar dulu, Jatim keluar sebagai juara dengan perolehan enam emas, empat perak, dan empat perunggu.

Meski demikian, Jawa Tengah juga memiliki kans kuat untuk bersaing. Selain diperkuat atlet Olimpiade, pelatih kontingen panahan Jateng juga merupakan pelatih tim nasional panahan Indonesia saat Olimpiade Tokyo, Permadi Sandra Wibawa.

Ketua Harian PB PON, Yunus Wonda, yang hadir membuka penyelenggaraan panahan hari pertama di Komplek Olahraga Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura, berharap muncul atlet-atlet unggulan Indonesia dan mengharumkan Tanah Air di kancah internasional.

“Hari ini kita buka panahan, kami berharap semua bisa berjalan dengan baik, tetap mendukung. Yang paling utama dalam semua pertandingan PON Papua ini adalah tempat mempersatukan anak bangsa,” ujar Yunus, Rabu (29/9).

Pihaknya tak ingin PON Papua hanya sebatas ajang olahraga empat tahunan semata, tapi jadi tempat memperkuat sistem keolahragaan nasional.

“Anggap saja kita berlatih di Papua untuk kibarkan Merah Putih di kancah internasional. Kita mengumpulkan atlet-atlet kita untuk bersaing dan berkompetisi untuk Indonesia,” kata dia. (ant)

baca juga :

Herman Halim Memeluk Islam Viral di Medsos, JK Pun Sampai Bertanya pada Alim Markus

Redaksi Global News

Lagi, Gempa M 5,0 Kembali Guncang Majene

Redaksi Global News

Walikota bersama Ketua PKK Surabaya Keliling Perkampungan Beri Bantuan ke Anak Stunting

Redaksi Global News