Global-News.co.id
Sport Utama

Pertahanan Persib Cukup Kokoh, Lini Serang Kurang Efektif

Benteng pertahanan Persib cukup kokoh meredam serangan lawan

TANGERANG (global-news.co.id) – Tim ‘Maung Bandung’ Persib mestinya lebih kreatif dan efektif. Penilaian itu diungkapkan coach Persib, Robert Rene Alberts, menanggapi permainan skuad asuhannya.

Persib hanya mampu menang tipis 1-0 melawan Barito Putera, Sabtu (4/9) di Stadion Indomilk Arena, Tangerang. Bersusah payah, Maung Bandung mencari gol keunggulan, mereka harus menunggu hingga menit 85. Itu pun dicetak Marc Klok lewat situasi tendangan bebas langsung.

Maung Bandung sebenarnya mampu menguasai pertandingan dengan tipe permainan menyerang. Namun, mereka tak pandai membuat peluang. Robert Alberts  menilai seharusnya tim dapat lebih kreatif dan efektif ketika memasuki sepertiga akhir lapangan.

“Saya rasa, jika melihat selama 90 menit, kami menguasai ball possession. Memang kami tidak cukup menciptakan banyak peluang jika melihat keunggulan penguasaan bola, kami seharusnya bisa lebih kreatif dan efektif,” kata Robert.

Peluang-peluang Persib yang tercipta mengarah langsung ke gawang, itu bersifat spekulasi dari tendangan-tendangan di luar kotak penalti. Seperti tendangan Marc Klok dan Beckham Putra yang menerpa tiang. Atau tiga kali shoot on target Febri Hariyadi yang bisa dimentahkan kiper Muhammad RIyandi.

“Di babak pertama, satu peluang kami mengenai mistar dan di babak kedua ada peluang yang mengenai tiang. Jadi dalam hal dominasi, kami menguasainya, dari sikap pemain juga kami unggul. Namun dalam efektivitas di depan gawang, kami belum maksimal,” nilainya.

Pertahanan Persib juga tak mendapat ancaman berarti. Penjaga gawang Muhammad Natshir bisa mengantisipasi serangan-serangan yang ada tanpa harus melakukan penyelamatan krusial. Padahal ada nama Aleksandar Rakic, Rizky Pora, dan Rafinha di sana. Ini menandakan pertahanan Persib masih kokoh sejauh ini.

“Meski pun jika melihat sepanjang pertandingan, kiper kami juga tidak melakukan penyelamatan yang krusial. Ada pertahanan yang solid di depannya, sedangkan kiper lawan harus beberapa kali melakukan penyelamatan penting,” kata Alberts. (lib)

baca juga :

16 Mei: Tambah 167, Pasien COVID-19 di Jatim Jadi 2.088, Sembuh 312, Meninggal 196

Redaksi Global News

Buronan Suap di MA Nurhadi dan Menantunya Ditahan di Rutan KPK

Redaksi Global News

Ayah Ashraf: Bunga, Terima Kasih Telah Mencintai Anak Saya

Redaksi Global News