Global-News.co.id
Metro Raya Utama

Nyalon Ketua PWI Jatim, Eko Pamudji Siapkan Empat Program Unggulan


SURABAYA (global-news.co.id) – Salah seorang calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Jawa Timur (PWI Jatim), Eko Pamudji, siap memajukan organisasi wartawan di Jatim. Hal itu sudah dia tunjukkan selama 10 tahun mengabdi di PWI Jatim.

Meski sibuk mengelola media Duta Masyarakat dan duta.co dan menjadi dosen di sebuah perguruan tinggi, Eko juga aktif menjadi pengurus PWI Jatim sebagai sekretaris.

Kini Eko Pamudji ikut berkontestasi dalam pemilihan ketua PWI Jatim tahun 2021 yang digelar Oktober mendatang dengan sejumlah program untuk memajukan organisasi para wartawan tersebut. Eko yakin dengan pengalaman panjangnya menjadi jurnalis, mengelola media cetak maupun online, menjadi pendidik di bidang jurnalistik, serta 10 tahun mengabdi menjadi pengurus, mampu membawa PWI Jatim menjadi wadah bagi para wartawan intelektual yang selalu mengikuti perkembangan zaman. Khususnya di bidang teknologi informasi.

“Tentu saya tidak bisa sendiri. Butuh dukungan semua pihak, khususnya para rekan wartawan di seluruh daerah di Jatim,” katanya Selasa 21 September 2021.

Lebih lanjut Eko mengatakan sudah menyiapkan sejumlah program unggulan yang akan dijalankan bila nantinya terpilih sebagai Ketua PWI Jatim.

Pertama, Membangun komunikasi yang lebih baik antara PWI Jatim dengan PWI di daerah. Banyak hal yang bisa dibangun dalam komunikasi ini karena kita sama-sama satu frekuensi untuk membesarkan PWI. “Dan bersama-ama menjaga marwah PWI,” ujarnya.

Kedua, perkembangan zaman menuntut PWI untuk terus berbenah dan beradaptasi. Maka progam-program PWI harus mengarah pada digitalisasi dan memanfaatkan teknologi digital untuk membangun profesionalisme wartawan.

“Sehingga perlu dibuat misalnya dialog-dialog dalam platform podcast dengan menghadirkan banyak tokoh. Tujuannya adalah agar ada label bahwa PWI sebagai organisasi profesi wartawan juga ikut memanfatkan teknologi digital untuk membangun komunikasi massa serta mencerdaskan masyarakat, agar masyarakat menjadi literat,” katanya.

Ketiga, PWI harus bisa menjadi rumah bagi wartawan. Wartawan anggota PWI menjadi lebih nyaman dan merasa di rumahnya sendiri saat masuk gedung PWI.

Keempat, Wartawan itu adalah profesi intelek yang menghasilkan produk-produk intelek berupa berita. Berita wajib benar dan komprehensif.

“Tugas wartawan menciptakan berita seperti itu. Nah meningkatkan kualitas wartawan itu tugas organisasi PWI,” kata Eko di sela sela menguji sejumlah wartawan untuk meningkatkan kompetensinya. (gas)

baca juga :

Dinkes Surabaya Bagikan Tiga Jurus Atasi Stunting di Kota Pahlawan

Redaksi Global News

Muncul Nama Baru Skandal Harun Masiku

Redaksi Global News

Korban Kebakaran di Sidotopo Terima Bantuan Dana Perbaikan Rumah