Global-News.co.id
Sport Utama

Lepas Atlet Surabaya Bela Jatim di PON Papua, Walikota Eri Targetkan 54 Emas

Secara virtual, Walikota Surabaya, Eri Cahyadi (tengah) melepas atlet Surabaya membela Jatim pada PON XX Papua

SURABAYA (global-news.co.id) – Walikota Surabaya Eri Cahyadi melepas keberangkatan atlet asal Surabaya bertanding membela Jatim pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 Papua. Proses pelepasan itu dilakukan secara virtual di ruang kerja Balai Kota Surabaya, Rabu (15/9).

Pada ajang PON XX di Bumi Cendrawasih, Surabaya memberangkatkan 288 orang yang tergabung dalam kontingen Jawa Timur (Jatim), terdiri dari 209 atlet dan 79 pelatih yang akan mengikuti 33 cabang olahraga (cabor).

Saat pelepasan atlet, Walikota Eri berpesan kepada para atlet itu selalu membawa nama besar Kota Surabaya dan menjunjung tinggi sportivitas, baik di dalam maupun di luar lapangan. Dengan persiapan yang sudah dilakukan, ia yakin para atlet Surabaya akan mendapatkan yang terbaik di PON XX Papua.

“Hari ini saya merasa bangga dan bahagia bertemu dengan orang-orang hebat yang akan membawa nama baik Kota Surabaya dalam cabang olahraga. Meski dalam masa pandemi Covid-19, semuanya terus berlatih tanpa kenal menyerah. Saya yakin kalau sudah begini, akan menjadi yang terbaik di sana,” kata Walikota Eri.

Ia juga mengatakan, Surabaya dikenal sebagai kota olahraga. Sebab, banyak menghasilkan atlet-atlet berprestasi yang berkiprah pada skala nasional dan internasional. Makanya, ia berharap atlet Surabaya berkomitmen membawa pulang medali sebanyak-banyaknya, baik itu medali emas, perak, ataupun perunggu.

“Jadi, ketika kembali ke Surabaya dengan membawa pulang medali, sehingga diharapkan dapat menjadi inspirasi dan contoh bagi adik-adiknya, karena mereka sudah berhasil dalam bidang olahraga,” katanya.

Ia menyebut, Surabaya menargetkan 54 medali emas atau 45 persen dari target emas yang dipatok Provinsi Jatim dalam ajang PON XX Papua. Menurutnya, hal itu bukan untuk menunjukkan kesombongan. Namun, meraih medali emas menunjukkan bahwa Surabaya merupakan yang terbaik dari yang terbaik.

“Saya yakin njenengan (para atlet) adalah yang terbaik. Saya yakin njenengan mampu mempersembahkan itu dan menjadi kebanggaan bagi warga Kota Surabaya. Insya Allah pasti akan kembali dengan prestasi gemilang dan menjadi yang terbaik,” ujarnya.

Ia memastikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan memberikan dukungan penuh kepada semua atlet yang berlaga. Bahkan, untuk menambah semangat para atlet, ia juga menyiapkan penghargaan atas apa yang mereka capai di PON XX Papua.

“Insya Allah kebersamaan dan kekuatan ini bisa membuat kita membawa medali yang lebih banyak dari apa yang kita targetkan. Dengan semangat, tekad kuat, dan pantang menyerah saya yakin njenengan akan menjadi yang terbaik dari yang terbaik,” ujarnya.

Walikota Eri menambahkan, doa seluruh warga Surabaya akan selalu mengiringi setiap langkah para atlet. Sekembalinya ke Surabaya nanti, ia berjanji akan menjamu para atlet di rumah dinas Walikota Surabaya.

“Saya titip nama besar Kota Surabaya kepada njenengan semua. Semoga Allah SWT memberikan bimbingan dan kekuatan. Insya Allah di tangan njenengan bisa membawa Surabaya menjadi lebih baik. Terimakasih, selamat berjuang teman-teman semuanya, pastikan Surabaya menjadi yang terbaik,” ujarnya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, yang ikut dalam prosesi pelepasan itu menyampaikan, apabila ada sesuatu atau hal apa pun yang dapat mengganggu keamanan para atlet di Papua, ia meminta para ofisial berkomunikasi dengan dirinya, terutama apabila ada hal-hal yang menjadi kendala.

“Kami juga mengimbau para atlet menjaga nama baik Kota Surabaya, menjaga nama baik Bapak Walikota, jaga nama baik kita semua dengan berperilaku yang baik dan sopan santun dan prestasi yang baik. Jadi, jangan berikan ruang sekecil apapun yang dapat menunjukkan resistensi,” kata Kapolrestabes Surabaya.

Ia juga berharap para atlet selalu sehat dan berprestasi serta dapat meraih harapan yang disampaikan Walikota Surabaya dan masyarakat Surabaya semuanya. “Keselamatan dan keamanan rekan-rekan semuanya menjadi hal utama di tengah pandemi Covid-19 ini,” katanya. (pur)

baca juga :

Hanya di Irak, Pembeli Pertama Bayar Seikhlasnya

gas

Penumpang Kapal Kalianget-Talango Dirazia soal Kartu Vaksin

Redaksi Global News

Penumpang Pesawat Anjlok, Harga Tiket Bakal Dikaji

Redaksi Global News