Global-News.co.id
Sport Utama

Gelandang PSIS Optimistis Bisa Atasi Macan Kemayoran

Skuad PSIS Semarang siap hadapi Persija

TANGERANG (global-news.co.id) – PSIS Semarang menantang Persija Jakarta dalam pekan kedua Liga 1 2021/2022, Minggu (12/9) di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang. PSIS punya modal apik dan berpotensi kembali mendulang poin di laga nanti.

PSIS mampu mengalahkan Persela Lamongan pada pekan pertama. Meski ditentukan oleh gol pada penghujung laga, hasil tiga poin membuat anak asuh Imran Nahumarury semakin percaya diri.

Sedangkan Macan Kemayoran Persija, dengan status juara pra musim dan punya skuat mentereng, justru tertahan oleh PSS Sleman. Permainan Persija belum terlihat segarang ketika menjuarai Piala Menpora 2021. Praktis, Persija wajib waspada untuk tidak terpeleset lagi.

Gelandang andalan PSIS, Fandi Eko Utomo mengobarkan optimisme menjelang pertemuan dengan Persija. Mewakili rekan-rekannya, skuat PSIS sudah mempersiapkan diri dengan maksimal dan terus berbenah dari pertandingan sebelumnya.

“Insya Allah saya dan teman-teman yakin untuk bisa memberikan kemenangan melawan Persija nanti,” kata Fandi Eko Utomo.

Kata dia, pelatih banyak memberikan pesan dan arahan kepada pemain tentang rancangan permainan. “Tetapi menurut saya yang terpenting kami bisa bermain sesuai dengan ciri khas tim PSIS,” lanjut pemain berusia 30 tahun itu.

Fandi Eko bermain sejak menit pertama saat PSIS mengalahkan Persela akhir pekan lalu. Ia mampu membuat keseimbangan di lini tengah, bersama Jonathan Cantillana dan Finky Pasamba. Kemungkinan besar ia akan kembali diandalkan pelatih Imran Nahumarury.

“Saat lawan Persela, kami di babak pertama banyak mengikuti irama permainan lawan. Alhamdulillah pelatih memberikan instruksi yang tepat di babak kedua,” kata eks pemain Persebaya Surabaya. (lib)

baca juga :

Pandemi Corona, Kusnadi Akui Semakin Dekat dengan Konstituen

Redaksi Global News

Gubernur Khofifah Laporkan Perkembangan Perpres No 80 Tahun 2019 ke Wapres RI

Redaksi Global News

Korban Pertama “Panama Papers”, PM Islandia Mundur