Global-News.co.id
Tapal Kuda Utama

Dua Rumah Warga Gondangwetan Meledak, Dua Meninggal Dunia

Rumah yang berkeping-keping di Dusun Macanputih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondang Wetan

PASURUAN (global-news.co.id) – Warga Dusun Macanputih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan dikagetkan suara ledakan, Sabtu (11/9) pagi.

Ledakan tersebut berasal dari rumah Abdul Hofar (43) dan menyebabkan empunya rumah meninggal dunia, serta belasan rumah warga lainnya mengalami kerusakan.

Wakapolres Pasuruan, Kompol Hery Dian W mengatakan, ledakan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Dugaan sementara, ledakan tersebut diduga bondet atau bom ikan yang biasanya digunakan para nelayan untuk mencari ikan.

“Ya benar, telah terjadi ledakan di rumah Abdul Hofar, warga Dusun Macan Putih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan. Dari kejadian ini, Hofar dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit,” kata Wakapolres, saat ditemui di lokasi kejadian perkara (TKP).

Selain Hofar, ledakan low explosive (ledakan ringan) ini juga mengakibatkan nyawa Mat Sodiq, ayah kandung Hofar yang berada di satu rumah dengan Hofar, tak bisa diselamatkan. Kata Wakapolres, Mat Sodiq yang tinggal di Jl. Hangtuah Rt. 05 Rw. 04 Kelurahan Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, dan sering berkunjung ke rumah Hofar, setiap pagi.

“Untuk korban Mat Sodiq meninggal di TKP. Dari keterangan warga sekitar bahwa Mat Sodiq sering datang ke rumah Hofar setiap pagi. Namun tidak diketahui apa yang yang dilakukannya, dikarenakan setiap tiba langsung masuk ke dalam rumah,” ungkapnya.

Selang beberapa jam pasca kejadian, polisi pun langsung memasang police line untuk memudahkan olah TKP. Dijelaskan Wakapolres, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Tim Gegana Brimob Polda Jatim maupun Tim Inafis untuk menyisir sisa atau serpihan bahan peledak di sekitar lokasi. “Sudah datang dan masih dilakukan olah TKP. Kita tunggu hasilnya nanti,” ujarnya.

Selain itu, di sekitar lokasi kejadian juga dilakukan penyiraman oleh Tim Pemadam Kebakaran. Hal itu dilakukan agar tak ada percikan api yang timbul dan menyebabkan hal tak terduga, bisa saja terjadi. (ins, sur)

baca juga :

Di Tengah Pandemi Corona, UMKM Klaster Unggas Binaan SIG Terus Berkembang

Redaksi Global News

Menyeimbangkan Langit dan Bumi

gas

Hadiri Festival Perahu Nusantara, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Jaga Ekosistem Sungai

Redaksi Global News