Global-News.co.id
Sport Utama

Berlaga di PON XX Papua, KONI Jatim Siapkan Rumah Isoman

Ketua Harian KONI Jatim Muhammad Nabil

SURABAYA (global-news.co.id) – Repotnya mengikuti suatu even masih dalam situasi pandemi covid-19. KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Provinsi Jawa Timur pun harus bekerja ekstra dalam mengantisipasi dan mencegah anggota kontingen terpapar virus tersebut.

Dalam kaitan menuju perhelatan PON XX Papua, Oktober 2021 nanti, KONI Jatim harus menyiapkan empat unit rumah isolasi mandiri (isoman) khusus bagi anggota kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tahun 2020 yang memerlukan perawatan akibat terinfeksi Covid-19 saat mengikuti ajang olahraga di sana.

“Kami siapkan empat rumah isoman. Harapan kami, semoga semuanya tidak terpakai,” ujar Ketua Harian KONI Jatim Muhammad Nabil dihubungi di Surabaya, Senin (6/9). Empat daerah penyelenggaraan PON Papua yang akan disiapkan rumah isoman masing-masing satu unit di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, dan Merauke.

Menurut Nabil, PON Papua diselenggarakan masih dalam masa pandemi Covid-19 sehingga harus dilakukan langkah-langkah antisipatif untuk pencegahan.

Di setiap rumah isoman itu, KONI Jatim menyiapkan fasilitas penunjang seperti tenaga kesehatan, dokter, tempat tidur, serta 10 tabung oksigen yang digunakan sewaktu-waktu apabila dibutuhkan. “Kami ada tim kesehatan khusus yang dilibatkan dan memantau mulai awal sampai akhir,” kata Nabil.

Ketua Tim Puslatda Jatim itu juga menyampaikan, penyiapan rumah isoman tidak lepas dari instruksi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang memprioritaskan seluruh anggota kontingen yang terlibat di PON Papua agar tidak lalai terhadap masalah Covid-19.

“Kami mendapat pesan dari Ibu Gubernur Khofifah bahwa keselamatan dan kesehatan jadi prioritas. Atlet, pelatih, ofisial, dan pihak-pihak yang terlibat lainnya tak boleh lengah atas bahaya Covid-19 sehingga harus diwaspadai,” ucapnya.

Nabil juga memohon doa restu dari warga Jatim agar semua atlet yang berlaga di PON Papua tidak sampai terpapar virus covid-19 sehingga bisa ikut bertanding, sekaligus memberi penampilan terbaiknya.

“Harapan semuanya, jangan sampai persiapan selama empat tahun terakhir di Puslatda sia-sia karena atlet tak bisa bertanding dengan alasan kesehatan. Semua atlet harus benar-benar menjaga kesehatan agar bisa berjuang dan mencapai hasil maksimal,” kata Nabil.

PON Papua akan diselenggarakan pada 2-15 Oktober 2021 di empat klaster, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Merauke, dan Mimika. Total terdapat 37 cabang olahraga, 56 disiplin cabang olahraga dan 679 nomor pertandingan.

Setelah melalui tahap registrasi, jumlah atlet dari masing-masing KONI provinsi berjumlah 6.144 orang, ditambah atlet tuan rumah 922 orang, sehingga total mencapai 7.066 atlet. (ara)

 

 

baca juga :

Covid-19 di Bangkalan Hapus ‘Madura Sakti’

gas

Langgar Jam Malam, 171 Orang Diamankan Tim Patroli Gabungan

Redaksi Global News

Gerobak Listrik di Tuban, Ramah Lingkungan dan Bisa Menghemat Pengeluaran BBM

Redaksi Global News