Global-News.co.id
Madura Utama

Perjuangan Nakes di Pulau Sakala Sumenep Diapresiasi Senator LaNyalla

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

JAKARTA (global-news.co.id) – Perjuangan para tenaga kesehatan (nakes) di Pulau Sakala, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendapatkan apresiasi dari Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

Demi menyukseskan vaksinasi, para nakes rela menempuh perjalanan melelahkan dan membahayakan menuju pulau yang termasuk wilayah 3 T (terdepan, terluar dan tertinggal).

“Para nakes ini harus naik perahu kayu selama 7 jam untuk sampai di Pulau Sakala. Belum lagi jika cuaca ekstrem pasti menjadi kendala tersendiri,” ujar LaNyalla, Senin (30/8).

Namun, senator asal Jawa Timur itu menyayangkan stok vaksin yang dibawa para nakes kurang sehingga harus menunggu pasokan lagi. Padahal antusiasme warga di Pulau Sakala sangat tinggi.

“Perjuangan dan keberanian para nakes ini, perlu didukung dengan kebutuhan dosis vaksin yang cukup agar mereka segera menyelesaikan vaksinasi di sana. Jangan sampai nakes-nakes ini harus menginap beberapa hari karena menunggu tambahan stok vaksin,” ujarnya.

Ditambahkan oleh Mantan Ketua Umum PSSI itu, pemerintah daerah wajib merespons dengan cepat mengirim vaksin yang diperlukan. Selain itu logistik untuk para nakes juga harus diperhatikan.

“Tak boleh dilupakan juga kebutuhan perbekalan logistik untuk para nakes. Mereka perlu didukung dengan obat-obatan dan makanan serta kebutuhan lain untuk menjaga imunitas mereka,” lanjut LaNyalla dalam siaran persnya.

Pulau Sakala merupakan salah satu pulau terluar di ujung timur Sumenep, termasuk dalam gugusan Kepulauan Kangean, sekaligus menjadi salah satu daerah paling timur dari zona Waktu Indonesia Barat. Sebagian besar masyarakat di sana berprofesi sebagai nelayan.

LaNyalla berharap program vaksinasi di daerah 3T digencarkan, sehingga herd immunity di Indonesia segera tercapai.

“Pemerintah harus memastikan seluruh rakyat Indonesia di mana pun berada mendapatkan vaksinasi. Makanya kita menekankan agar pemda yang memiliki wilayah terpencil dan terluar perlu  jemput bola dan mendatangi masyarakatnya untuk divaksin,” tuturnya. (*)

baca juga :

Rektor Unair Dorong Guru Besar Terus Kembangkan Penelitian

Redaksi Global News

Wujud Syukur, Pakde Gelar Wayang Kulit di Kampung Halaman  

Redaksi Global News

103 Bank Perkreditan Rakyat Bangkrut

Redaksi Global News