Global-News.co.id
Madura Utama

Pelatihan Melinting Rokok Digelar September



PAMEKASAN (global-news.co.id) –
Pemkab Pamekasan benar-benar ingin meningkatkan taraf ekonomi masyarakatnya di tengah pandemi covid-19 dengan aneka program yang dicanangkan untuk kesejahteraan mereka.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan (DPMPTSP Naker) Pamekasan, Supriyanto, mengungkapkan, pihaknya telah menjalin kerjasama dengan pabrik rokok untuk mengadakan pelatihan bagi masyarakat dan petani tembakau secara khusus apabila ingin menjadi buruh di pabrik rokok.

Menurutnya, pelatihan tersebut diberikan secara gratis kepada masyarakat dengan cara mendaftar langsung ke instansinya atau melalui fisilitator Wira Usaha Baru (WUB) di tingkat desa. Sebab, program ini merupakan bagian dari program WUB yang menjadi prioritas Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.
“Ini pelatiahn untuk calon pekerja pabrik rokok, buruh tani kita yang ingin bekerja di pabrik rokok itu dilatih. Kita rencanakan begitu untuk petani yang ingin menjadi buruh di pabrik rokok,” katanya Sabtu (31/7/21).

Mantan Kabag Humas dan Protocol Setdakab Pamekasan ini menambahkan pihaknya menargetkan 220 peserta dalam pelatihan tersebut dengan 12 paket pelatihan. Para peserta akan dilatih mulai porses awal pembuatan rokok hingga finishing atau packaging. Sehingga mereka benarbenar siap ketika nantinya bekerja di pabrik rokok.

“Kita telah menjalin kerja sama dengan beberapa pabrik rokok, kita langsung latih di pabrik rokok, nanti kita upayakan yang telah mengikuti pelatihan diturunkan di beberapa pabrik rokok di Pamekasan,” tandasnya.

Dia mengaku, sejatinya pelaksanaan pelatihan itu akan direalisasikan Agustus 2021 lalu, namun rencana itu terkendala perubahan penganggaran dan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Pihaknya menargetkan September mendatang pelatihan tersebut sudah bisa terealisasi sesuai harapan.

Program WUB tahun 2021 secara keseluruhan menargetkan 1600 peserta sesuai dengan pelatihan yang mereka ambil. Seperti pelatihan memproduksi sarung, songkok, makanan ringan dan pelatihan lainnya yang mereka inginkan. Termasuk pelatihan menjadi pekerja di pabrik rokok tersebut.

WUB menjadi program prioritas Bupati Baddrut Tamam untuk menciptakan 10.000 pengusaha baru selama kepemimpinannya. Dari pelatihan yang digelar sejak tahun 2020, sekitar 60 persen di antaranya telah mampu memproduksi sendiri.
Selain menfasilitasi pelatihan, Pemkab Pamekasan juga memberikan bantuan alat, bantuan modal dengan bunga nol persen selama setahun hingga fasilitasi pemasaran, mulai pemasaran offline hingga pemasaran online yang bertujuan untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.

“Kami berharap pelatihan ini berjalan lancar sesuai harapan, sehingga nantinya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Pamekasan,” ujarnya. (mas)

baca juga :

Sambut HUT Kemerdekaan , KA Pandanwangi Beroperasi Kembali

Redaksi Global News

Wabup Raja’e Yakin Pemilu Serentak Pamekasan Aman dan Kondusif

gas

BI-KNKS Gelar Fesyar Indonesia 2019 untuk Kembangkan Ekonomi Syariah

gas