Global-News.co.id
Kesehatan Tapal Kuda Utama

Gus Mujib Minta Remaja Milenial Jadi Duta Vaksinasi

Gus Mujib(kanan), di sela-sela monitoring vaksinasi massal di Madrasah Diniyah Hasanul Ulum, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol

PASURUAN (global-news.co.id) – Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan meminta para remaja milenial yang sudah divaksin untuk menjadi duta vaksinasi bagi masyarakat lainnya.

Ajakan ini disampaikan Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron (Gus Mujib), di sela-sela monitoring vaksinasi massal di Madrasah Diniyah Hasanul Ulum, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Senin ( 30/08) pagi.

Menurutnya, remaja milenial memiliki pengaruh yang sangat besar. Utamanya membantu pemerintah daerah dalam hal sosialisasi pentingnya vaksinasi. Baik melalui media sosial maupun langsung terjun di masyarakat.

“Saya lihat peserta vaksinasi hari ini banyak yang remaja. Mulai dari usia 12 tahun ke atas. Sehingga saya minta kepada mereka untuk bisa menjadi duta agar yang belum divaksin jadi mau divaksin,” katanya.

Menurut Gus Mujib, vaksinasi adalah salah satu bentuk ikhtiyar yang penting untuk dilakukan dalam rangka menekan penyebaran Covid-19. Selain itu, vaksinasi terbukti efektif dalam mengurangi risiko penularan. Terlebih bagi siapa saja yang terinfeksi virus corona, termasuk dirinya yang merupakan Penyintas Covid-19.

“Saya sudah merasakannya. Bahkan saya sempat pakai HFNC. Tapi karena saya sudah vaksin, Alhamdulillah Allah SWT memberikan kekuatan, dalam 5 hari sudah selesai dan saya dinyatakan sembuh,” tuturnya.

Vaksinasi di Kabupaten Pasuruan masih terus dilakukan. Terutama di kalangan santri pondok pesantren yang notabene kebanyakan adalah para remaja berusia 12 tahun ke atas. Kata Gus Mujib, khusus yang berusia mulai 12-18 tahun menerima vaksin jenis sinovac. Sedangkan usia 18 tahun ke atas akan mendapatkan vaksin Astrazeneca atau Moderna.

Apabila ada masyarakat yang belum divaksin, Gus Mujib menghimbau agar segera mendatangi puskesmas terdekat. “Melalui para remaja ini, saya minta informasi vaksin bisa disebarluaskan. Silahkan bisa diajak ke Puskesmas terdekat. Daftar dulu kemudian baru di-entry, dan menunggu jadwal vaksin,” tuturnya. (ins, sur)

baca juga :

PSBB Mau Dilonggarkan, Pemerintah Tepis Menuju Herd Immunity

Redaksi Global News

FPAN Soroti Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan per 1 Juli, Dinilai Memberatkan Rakyat

Redaksi Global News

Pertamina Bakal Hentikan Penjualan Premium dan Pertalite

Redaksi Global News