Global-News.co.id
Ekonomi Bisnis Mataraman Utama

Bupati Anna Apresiasi Wadah HIPMI Bojonegoro

Tetap dengan prokes, Bupati Anna sambut positif wadah HIPMI Bojonegoro

BOJONEGORO (global-news.co.id) – Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah memberikan apresiasi dan menyambut positif langkah pengusaha muda Bojonegoro yang membentuk wadah untuk mengembangkan ekonomi lokal.

Bupati Anna saat bertemu pengurus Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Bojonegoro, Minggu (15/8) di Café Semilir menyatakan, organisasi pengusaha ini tentu berkontribusi dalam menumbuhkan semangat pengusaha muda di daerah.

Pertemuan tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dan hanya berlangsung singkat, sekitar 20 menit. Seluruh peserta memakai masker, menggunakan handsanitizer, serta menjaga jarak dan mencuci tangan.

Bupati Anna Mu’awanah menuturkan keberadaan pengusaha muda dipastikan akan menyerap tenaga kerja lokal dan memberikan dampak positif bagi pembangunan Bojonegoro. “Sewaktu-waktu HIPMI bisa bersinergi dengan Pemkab tentang beberapa program yang sedang berjalan,” lanjut Bupati.

Dia juga memaparkan beberapa program Pemkab yang nantinya bisa bersinergi dengan HIPMI Bojonegoro. Hal itu terkait fokus pemkab dalam pendataan maupun penerbitan izin P-IRT untuk UKM yang ada. Harapannya, ada data tersusun rapi, dan mudah jika ada bantuan program untuk UMKM.

“HIPMI ini penting dalam memperluas jaringan, belajar manajemen bisnis, dan sebagai update informasi mengenai regulasi. Harapan kami, HIPMI tahan banting terhadap apapun permasalahan usaha dan kondisi ekonomi yang ada,” lanjutnya.

Sedangkan Ketua BPC HIPMI Kabupaten Bojonegoro, Achmad Sirojul Munir, dalam pertemuan itu memperkenalkan kepengurusan HIPMI Bojonegoro yang beranggotakan pengusaha di bawah usia 40 tahun. Meskipun belum menggelar pelantikan, pihaknya sudah menyiapkan program kerja.

“Kami sampaikan gagasan besar bagaimana menumbuhkan peluang usaha bagi pemuda di Bojonegoro,” katanya.

Menurut Achmad, program HIPMI akan segera di-launching. Ada tiga program dalam mendukung pertumbuhan pengusaha di Bojonegoro. Di antaranya Rupa Kerja (Rumah Pendaftaran Kerja), merupakan upaya HIPMI membantu para pencari kerja dengan mempersiapkan persyaratan dan konektivitas.

HIPMI juga akan mendirikan Klinik Paru (Klinik Pengusaha Baru) sebagai ruang belajar, program pendampingan, diskusi dan pelatihan wirausaha gratis oleh pengusaha anggota HIPMI. Pihaknya juga masuk ke perguruan tinggi, melalui program Lobi Masbon (Lomba Bisnis Mahasiswa Bojonegoro) yang merupakan ajang perlombaan business plan bagi mahasiswa Bojonegoro dengan hadiah modal usaha.

“Target tahun ini ada 200 pengusaha yang akan bergabung. Dengan adanya HIPMI, perguruan tinggi kita targetkan ada seribu pengusaha yang ada di jaringan BPC HIPMI Bojonegoro di akhir periode nanti,” tutur dia. (ins, boe)

baca juga :

Indahnya Iftar di Pesantren Pertama Amerika: Membangun Jembatan Ta’aruf dengan Non-Muslim

gas

Minat Guru Jatim Belajar Teknologi Informasi dan Komunikasi Tertinggi di Indonesia

Titis Global News

Di Tengah Pandemi, DPRD Jatim Apresiasi Pemprov Mampu Gaet Investasi Asing

Redaksi Global News