Global-News.co.id
Mataraman Utama

BUMDes Jaya Tirta Wakili Bojonegoro di Tingkat Provinsi

Tim penilai dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Prov Jatim juga meninjau beberapa titik lokasi pengelolaan BUMDes Jaya Tirta.

BOJONEGORO (global-news.co.id) – Warga Desa Gedongarum, Kecamatan Kanor patut berbangga. Sebab Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jaya Tirta yang ada di desa tersebut, menjadi satu-satunya perwakilan Kabupaten Bojonegoro dalam lomba tingkat Provinsi Jawa Timur. Penilaian telah memasuki tahap lapangan, yang digelar di Balai Desa Gedongarum, Selasa (24/8)

Kasi Pemberdayaan Ekonomi Dinas PMD Provinsi Jawa Timur, Liyanto, mengatakan
BUMDes Jaya Tirta ini menjadi salah satu dari 6 BUMDes terbaik di Jawa Timur. Kabupaten Bojonegoro sendiri dinilai merupakan daerah yang paling berkomitmen pada BUMDes. “Kecuali itu satu-satunya kabupaten di Jawa Timur yang mampu memberikan permodalan untuk BUMDes di masa pandemi,” terangnya.

Tak hanya hadir di balai desa, namun penilai dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Jawa Timur juga meninjau beberapa titik lokasi pengelolaan BUMDes Jaya Tirta Desa setempat.

Menurut Liyanto, sebanyak 38 BUMDes yang ada di Kabupaten Bojonegoro harus bisa diaudit oleh eksternal auditor. Sebab di kabupaten ini banyak sekali BUMDes kategori maju, dan ini merupakan komitmen yang sangat luar biasa.

BUMDes maju, salah satunya adalah BUMDes Jaya Tirta yang mampu menghasilkan pendapatan tertinggi hingga Rp 4,1 miliar. “Semoga ini bisa menjadi contoh BUMDes yang mampu menjadi penyangga lumbung pangan,” ujarnya.

Sekretaris Dinas PMD, Agus Raharjo mengatakan tim merumuskan BUMDes Jaya Tirta ditetapkan sebagai perwakilan Bojonegoro yang diikutkan lomba di tingkat provinsi. “HHarapan kami dapat mengenalkan dan memajukan Bojonegoro,” ungkapnya.

Menurut Agus, penilaian lomba ini menjadikan pengurus BUMDes, khususnya masyarakat Desa Gedongarum lebih bersemangat untuk memajukan BUMDes Jaya Tirta.

Sedangkan Kepala Desa Gedongarum, Purwanto mengatakan, adanya potensi desa yang berada di bantaran Bengawan Solo mayoritas warga adalah petani. BUMDes memanfaatkan air Bengawan Solo untuk mengairi sawah desa dan sawah desa sekitar.

BUMDes kemudian mampu memberikan kontribusi Pendapatan Asli Desa (PADes), untuk meningkatkan ekonomi masyarakat desa dan makin memberi ruang bagi perangkat desa untuk mengangkat potensi desa.

“Keberadaan BUMDes ini sangat berdampak, karena dulunya pemuda Gedongarum banyak yang keluar kota. Dengan adanya BUMDes ini juga menyerap masyarakat desa, baik sebagai pengawas maupun pelaku pertanian,” ungkapnya. (ins, boe)

baca juga :

HUT Kota Surabaya Ke-728, Gubernur Khofifah: Selamat Ulang Tahun Kota Surabaya, Terus Jadi Kebanggaan Jawa Timur dan Indonesia

gas

Kontribusi Ekonomi Grab di Surabaya Rp 8,9 Triliun

Redaksi Global News

Bea Cukai Tanjung Perak Luncurkan Single Submission

Redaksi Global News