Global-News.co.id
Mancanegara Utama

Pria India Perkosa Nenek 62 Tahun lalu Menikamnya hingga Tewas

Ilustrasi pembunuhan dengan kekerasan.

NEW DELHI (global-news.co.id) –  Pria bejat ini pantas dihukum. Sudah memperkosa seorang nenek penjual sayur berusia 62 tahun, dia juga tega menikam korbannya hingga tewas.

Peristiwa tak elok ini terjadi di India. Seorang pria berusia 30 tahun di India telah ditangkap polisi atas tuduhan telah memerkosa seorang nenek penjual sayur berusia 62 tahun di dalam rumahnya. Tersangka juga dituduh membunuh korbannya dengan menikam sebanyak 25 kali hingga tewas.

Insiden itu terjadi di Delhi Timur pada hari Minggu. Polisi mengatakan korban tinggal bersama puteranya, yang bekerja sebagai satpam dan cucunya.

Menurut polisi, tersangka diidentifikasi menggunakan rekaman CCTV dan penyelidikan awal mengungkapkan bahwa dia menikam korban sebanyak 25 kali.

“Kami telah mendaftarkan FIR [Laporan Informasi Pertama] pembunuhan setelah kami menerima pengaduan dari putera korban dan menangkap tersangka, yang diidentifikasi sebagai Vipin Singh. Prime facie, tampaknya ini adalah kasus penyerangan seksual,” kata pejabat polisi setempat, Priyanka Kashyap, seperti dikutip Indian Express, Selasa (15/6/2021).

Menurut Priyanka Kashyap, insiden itu terungkap pada Minggu sore ketika putera korban pulang dari kerja dan menemukan neneknya terbaring dalam genangan darah. “Dia segera memberi tahu polisi, yang bergegas ke tempat kejadian bersama dengan ahli forensik,” imbuh seorang perwira senior polisi yang tak disebutkan namanya.

Selama penyelidikan, polisi mengetahui bahwa korban berada di tokonya bersama cucunya sebelum dia pulang sekitar pukul 24.00 malam untuk memasak. “Polisi memeriksa semua kamera CCTV di sekitar lokasi rekaman dan satu kamera menunjukkan tersangka. Dengan bantuan kru polisi setempat, mereka mengidentifikasi dan menangkapnya pada Minggu malam,” lanjut polisi tersebut.

Selama interogasi, tersangka mengaku kepada polisi bahwa dia pertama kali memerkosa korban dan kemudian menikamnya beberapa kali untuk mengelabui penyelidikan polisi. “Dia ditangkap karena upaya tulus yang dilakukan oleh SHO [perwira kantor polisi] dan khususnya staf polisi, yang menyelesaikan kasus ini dalam rentang waktu yang sangat singkat, hanya beberapa jam (4-5 jam) menggunakan masukan teknis dan intelijen,” kata Kashyap.  tri, sin, ind

baca juga :

Tak Hadir Sidang, Djoko Tjandra Tulis Surat dari Malaysia Minta Sidang Virtual

Redaksi Global News

Transaksi Non-Tunai di SPBU Kota Surabaya Meningkat Lima Kali Lipat Selama Dua Pekan Uji Coba

gas

Risma Apresiasi Peraih Penghargaan KP KAS 2020 yang Tetap Berprestasi meski di Tengah Pandemi

Redaksi Global News