Global-News.co.id
Metro Raya Utama

PPKM Mikro Jatim: 23 RT Masuk Zona Merah, Bangkalan Terbanyak

Gubernur Khofifah Indar Parawansa

SURABAYA (global-news.co.id)  – Data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur per 29 Juni 2021  hingga pukul 18.00 menyebutkan ada 23 RT yang berstatus zona merah. Daerah tersebut akan menjadi fokus intervensi pemerintah dalam penanganan Covid-19. Data sesuai pelaporan kabupaten/kota ini juga mencatat dari total 216.446 RT di Jatim, 111 RT berstatus zona orange, 4.642 RT zona kuning, dan 211.670 RT zona hijau.

Sementara  merujuk data per  28 Juni 2021,  jumlah RT terbanyak yang berstatus zona merah berada di Bangkalan yang mencapai 12 RT. Selanjutnya, Sampang 3 RT, Kota Pasuruan dan Banyuwangi masing-masing 2 RT, serta Ponorogo, Kota Mojokerto, Kabupaten Pasuruan, dan Madiun masing-masing 1 RT.   Total 216.446 RT ini tersebar di 57.531 RW, dari 8.495 desa/kelurahan, di 666 kecamatan wilayah kota/kabupaten.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meyakini penerapan PPKM Mikro yang efektif akan memberikan dampak lebih signifikan dalam pengendalian penyebaran Covid-19. Selain itu, lanjutnya, peran keluarga dalam mendisiplinkan protokol kesehatan harus dioptimalkan. Hal itu diperlukan mengingat tren kasus saat ini banyak terjadi di klaster keluarga atau orang yang tinggal dalam satu atap. “Situasi Indonesia saat ini tidak boleh disepelekan. Keluarga harus meningkatkan kewaspadaan dan pencegahan dengan mengurangi mobilitas. Jika tidak ada kepentingan mendesak, sebaiknya berdiam diri saja di rumah,” ujar Khofifah, Rabu (30/6/2021).

Khofifah menyebutkan, untuk mencegah terjadinya klaster keluarga, diperlukan pemetaan anggota keluarga mana saja yang berpotensi menjadi carrier di dalam rumah. Selain itu, perlu diterapkan protokol kesehatan berlapis di dalam rumah. “Misal, tidak berinteraksi dengan anggota keluarga lain usai keluar beraktivitas di luar rumah, melainkan langsung mandi dan bersih-bersih,” imbuhnya.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Jatim per 29 Juni 2021, total jumlah kasus Covid-19 secara kumulatif mencapai 171.830 kasus. Jumlah tersebut bertambah 1.065 kasus baru dibandingkan 28 Juni 2021. Dari total kasus kumulatif di Jatim, sebanyak 151.343 orang telah sembuh atau bertambah 622 kasus sembuh dibandingkan hari sebelumnya. Sebanyak 12.706 orang meninggal dunia atau bertambah 97 orang yang meninggal dunia. Sebanyak 7.781 orang yang merupakan kasus aktif sedang dalam perawatan.

Total kasus di daerah zona merah Jatim yakni di Banyuwangi hingga periode tersebut mencapai 7.373 kasus, 6.161 orang telah sembuh, dan 724 orang meninggal dunia. Sebanyak 488 orang merupakan kasus aktif. Sementara di Kota Madiun secara total terdapat 4.347 kasus. Sebanyak 3.951 sembuh, 259 meninggal dunia, dan 137 orang merupakan kasus aktif. Sedangkan di Bondowoso total tercatat 2.865 kasus. Sebanyak 2.387 orang telah sembuh, 200 orang meninggal dunia, dan 278 orang merupakan kasus aktif. fan, ret

baca juga :

Percepat Sub PIN Polio Kedua, Dinkes Surabaya Sasar Sekolah dan Balai RW

Redaksi Global News

Dispendukcapil Surabaya Catat Akta Perkawinan Beda Agama

Stok Bawang Merah Menipis di Jatim: Harganya Naik 100 Persen Lebih

gas