Global-News.co.id
Utama Webtorial

Pemkab Natuna Bakal Kembangkan SDM Lokal di PEM Akamigas

Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda beserta rombongan berkunjung di PEM Akamigas.

BLORA (global-news.co.id)  – Pemkab Natuna tertarik untuk menjalin kerjasama dengan Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas di Cepu Blora. Itu diketahui saat Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda beserta rombongan berkunjung di PEM Akamigas.

Dalam kunjungannya Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda, bercerita singkat tentang kondisi Kabupaten Natuna yang merupakan kepulauan paling utara di selat Karimata.  Berbatasan dengan beberapa negara di Asia seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Kamboja.

“Mulai 1 Juli kemarin, 2 perusahaan migas Premiere Oil dan Medco mengadakan drilling di laut Natuna. Sehingga kami ingin, Sumber Daya Manusia Natuna itu bisa ikut berpartisipasi di dalam industri migas itu,” kata dia.

Namun, menurut dia,  SDM Natuna masih minim.  Untuk itu, pihaknya datang secara langsung ke PEM Akamigas. “Guna melihat langsung sarana prasarana yang ada di PEM Akamigas, jurusannya, peluang beasiswa dan kerjasama yang mungkin bisa kita lakukan,” lanjut Rodhial Huda.

Rombongan Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda  disambut langsung oleh Direktur PEM Akamigas RY Perry Burhan di ruang VVIP Grha Oktana (7/6/2021).

Perry menjelaskan,  bahwa hampir 60% mahasiswa PEM Akamigas ini berasal dari beasiswa pemerintah daerah dan industri. “Harapannya kita bisa memberikan bekal ilmu bagi putera daerah agar mampu menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri. Mudah-mudahan pertemuan ini menjadi awal yang baik bagi kita semuanya,” ungkapnya.

Disampaikanya, bahwa saat ini bertepatan dengan proses seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di PEM Akamigas. “PEM Akamigas sendiri menerapkan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang mewajibkan mahasiswanya untuk di asrama, dan seluruh kebutuhannya seperti akomodasi, makan, cuci setrika, seragam, dan kebutuhan kuliah hingga praktik dan PKL terpenuhi tanpa harus menambah biaya apapun lagi,” jelas Perry.

PEM Akamigas juga memiliki 5 Program Studi yang bisa dipilih. Teknik Produksi Minyak dan Gas, Teknik Pengolahan Minyak dan Gas, Teknik Mesin Kilang, Teknik Instrumentasi Kilang, dan Logistik Minyak dan Gas.

Rodhial Huda menjanjikan untuk menindaklanjuti pertemuan ini, karena kebutuhan akan ilmu dan aplikasi di lapangan terutama untuk kebutuhan industri migas ini sudah tergambar jelas dari PEM Akamigas.

Untuk diketahui, Natuna merupakan salah satu penghasil migas yang hingga hari ini belum menikmati betul hasil dari migas yang sejak tahun 1969 dieksploitasi, karena migas itu selalu di offshore. rno*

baca juga :

WNI Pengikut ISIS Tertangkap di Turki Terbanyak Kedua di Dunia

Madura Darurat Narkoba, Badrut Tamam Minta Ditjen Imigrasi Bantu Solusinya

gas

MenPAN-RB Sinyalkan Dukung Gagasan PNS Kerja dari Rumah

Redaksi Global News