Global-News.co.id
Tapal Kuda Utama

Pernikahan 3 Hari 3 Malam, Satgas Covid-19 Panggil Anggota DPRD Jatim

Istimewa
Tangkapan layar pesta pernikahan anak anggota DPRD Jatim yang bikin heboh masyarakat.

SITUBONDO (global-news.co.id) – Hajatan mantu anggota DPRD Jatim Zeiniye di Situbondo berbuntut panjang setelah videonya di media sosial menuai kecaman masyarakat. Satgas Covid-19 Situbondo memanggil anggota dewan dari PPP terkait video pesta pernikahan anaknya.

Zeiniye dimintai klarifikasi atas dugaan pelanggaran protokol kesehatan pada acara tiga hari tiga malam tersebut. Agenda klarifikasi itu digelar di ruang Sekda Kabupaten Situbondo secara tertup diikuti sejumlah Tim Satgas Covid-19 Situbondo.

Ditemui sesuai pertemuan, Zeiniye tegas menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat luas. Dia mengaku khilaf dan tidak menyalahkan siapa pun atas kejadian tersebut. Sebagai pejabat publik, dia menyadari ketika menjadi sorotan.  “Atas berita viral pesta pernikahan anak saya, kami sekeluarga menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat. Karena kami diindikasi tidak menggunakan protokol kesehatan,” katanya, Selasa (25/5/2021).

Zeiniye juga menyebut jauh sebelum acara pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan sedemikan rupa untuk tetap menjaga protokol kesehatan. “Kami sudah prepare sebelum pesta. Kami juga berkoordinasi dengan BPBD Situbondo dan Satgas Covid-19 kecamatan ketika akan menggelar acara,” ujarnya.

Tak hanya itu, dia juga menyebut bahwa semua tamu undangan juga mengenakan masker saat acara berlangsung. “Membuka masker hanya ketika makan saja,” katanya.

Diketahui, video pesta pernikahan anak anggota DPRD Jatim Zeiniye viral di media sosial. Video tersebut menunjukkan adanya kerumunan dalam jumlah besar. Video itupun menuai protes dan kecaman masyarakat. Sebab ada dugaan melanggar protokol kesehatan. nas, ine

baca juga :

SMAN 3 Malang Juara Medspin 2018

Redaksi Global News

GLOBAL NEWS Edisi 300 (10-16 Juni 2021)

Titis Global News

Hari Ini Pencanangan, Begini Kesiapan Vaksinasi Covid-19 di Kota Surabaya

Redaksi Global News