Global-News.co.id
Secangkir Kopi Utama

Sembako Jelang Lebaran

SEPERTI tahun-tahun sebelumnya, setiap Ramadhan hingga Idul Fitri (Lebaran), Sembilan Bahan Pokok (Sembako) selalu menjadi perhatian pemerintah hingga anggota masyarakat. Kadang bila terjadi gejolak harga sejumlah komoditi menjelang Lebaran menjadi “tangisan” tersendiri bagi ibu-ibu rumah tangga. Mengapa? Karena di saat berbagai kebutuhan bertambah, terus ditambah lagi dengan gejolak harga sembako, sehingga beban semakin bertambah.

Hanya saja, pemerintah provinsi Jatim menjamin sembako untuk Ramadhan hingga Idukl Fitri (Lerbaran) dipastikan aman-aman saja. Hal ini disebabkan, di Jatim sedang terjadi panen raya untuk padi, sehingga produksi akan bertambah. Apalagi, provinsi ini memang dikenal sebagai lumbung pangan nasional. Dimana sebagian hasil panen dari Jatim itu memang untuk daerah lainnya.

Meski demikian, guna menjaga kestabilan harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Bulan Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 2021, Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi, didampingi Kanwil IV KPPU melakukan kunjungan kerja dan pemantauan harga bahan pokok penting di Pasar Wonokromo Surabaya, Selasa (20/04/2021). Mendag ingin mengetahui secara langsung kondisi pasokan bahan pokok dan harga di lapangan menjelang Lebaran.

Turut hadir dalam kunjungan kerja ini Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Listianto Dardak, Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, Direktur Kriminal Khusus Polda Jawa Timur, Kombes Pol Farman, dan Kepala Kanwil IV KPPU Surabaya, Dendy R. Sutrisno.

Hal yang menjadi sorotan dalam kunjungan kerja ini adalah masyarakat dapat terlayani untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga yang wajar. “Harga daging sapi di Pasar Wonokromo rata rata Rp 110 ribu per kilogram, ini mungkin harga daging sapi yang paling murah dibandingkan wilayah lainnya, karena memang Jawa Timur adalah penghasil,” ujar Lutfi.

Harga gula juga sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yaitu Rp 12.500 per kilogram dan harga cabai juga sudah turun di kisaran Rp 60 ribu per kilogram, khususnya cabai rawit merah dan lainnya. Kemudian harga daging ayam ras Rp 35.000 per kilogram, telur ayam ras Rp 24.000 per kilogram, gula pasir Rp 12.000 per kilogrm, minyak goreng tanpa kemasan Rp 15.000 per kilogrm dan beras IR 64 medium Rp 9.800 per kilogram cukup stabil.

Dengan demikian Sembako di Jatim secara umum terpantau baik dan stabil untuk Ramadan dan Idul Fitri. Hal ini juga tidak terlepas peran Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa sudah mempersiapkan ketersediaan kebutuhan Sembako di Jatim. Seperti mengalakukan pengecekan di gudang-gudang beras Bulog hingga ke pasar, sehingga gubernur tahu persis keadaan sebenarnya. (*)

baca juga :

Polisi Usut Pelaku Bully yang Viral di Medsos

nasir nasir

Pakde Karwo : Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lewat Pengembangan Industri di Jatim

Redaksi Global News

Wabup Minta Jamaah Haji Doakan Keselamatan Pamekasan

Redaksi Global News