Global-News.co.id
Ekonomi Bisnis Utama

Desainer Sambut ‘Batik Toket Go International’

PAMEKASAN (global-news.co.id) – Launching Batik Toket Go International. Itulah nama acara dari Pergelaran Busana Batik Toket & Pameran Batik Toket yang akan digelar di FrontOne Hotel, Pamekasan, Sabtu (27/3/2021) siang dengan menerapkan penuh protokol kesehatan. Menghadirkan karya para desainer ternama asal Pamekasan, acara ini akan dihadiri sekitar 100 undangan. Undangan sudah disebar, seperti kepada Gubernur Jatim Khofifan Indar Parawansa, seluruh bupati di Madura (Bangkalan, Pamekasan, Sampang dan Sumenep), serta sejumlah tokoh dan pejabat lainnya.

“Di samping itu, juga para birokrat hingga kepada sejumlah masyarakat Madura yang ada di Surabaya, Jakarta, dan kota-kota lainnya. Juga akan hadir Ketua Dekranasda Jatim, Arumi Bachsin Emil Elestianto Dardak. Dengan bangga Bupati Pamekasan mempersembahkan acara Launching Batik Toket Go International (BATOGOIN),” kata Waty Nachrawi, desainer yang lama menetap di Jakarta kepada Global News, Rabu (24/3/2021).

Waty Nachrawi bersama karyanya dengan bahan batik.

Acara ini dalam rangka Program Menciptakan 10.000 pengusaha baru berkolaborasi dengan K.U.B. Pahe Toket (Kelompok Usaha Bersama Pamekasan Hebat Toket). Acara yang rencananya juga akan dihadiri oleh Puteri Indonesia ini diharapkan dapat mendatangkan para peminat batik di Pamekasan, Madura, hingga di luar Madura. Di pameran tersebut akan dipamerkan batik toket secara lengkap, sehingga pengunjung mendapatkan banyak pilihan.

Seperti diketahui, di masa pandemi Covid-19 ini, imbasnya kepada seluruh sendi perekonomian. Termasuk di dalamnya terhadap Batik Toket itu sendiri. Dengan adanya pergelaran dan pameran ini diharapkan dapat menggairahkan kembali bisnis batik toket, sehingga diharapkan menimbulkan kegairahan berproduksi bagi para pembatik.

Bupati Sambut Positif

Sebelumnya, Kelompok Usaha Bersama (KUB) Pamekasan Hebat Toket (Pahe Toket) sudah bersilaturahmi dengan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Selasa (02/03 2021). Kedatangan KUB Pahe Toket bersama panitia penyelenggara festival pameran batik Desa Toket Kecamatan Proppo itu menyampaikan rencana pelaksanaan festival kepada Bupati. Sebab, Pamekasan akan menjadi tuan rumah dalam ajang batik Toket Go International tersebut.

“Kedatangan kami untuk menyampaikan kabar baik, kami akan melaunching batik toket go International yang nanti diharapkan bersaing dengan brand internasional menuju desa fashion batik,” ujar konseptor acara, Yudar Fathor Rosi kepada awak media usai pertemuan.

Dia bersyukur mendapat apresiasi dan dukungan luar biasa dari orang nomor satu di Pamekasan atas acara yang akan menghadirkan beberapa orang dari luar negeri tersebut. Hal itu akan menjadi spirit tersendiri dalam mengembangkan batik toket untuk go internasional.

“Ini untuk Pamekasan dan kami munculkan dari desa yang sengaja kami kemas dalam bentuk yang lebih elegan. Ini memungkinkan untuk berkesinambungan dan menjadi mentor ide-ide membuat fashion batik di kenal ke internasional,” tandasnya.

Bupati Baddrut Tamam menyambut baik acara yang akan mengharumkan nama baik Pamekasan di kancah internasional tersebut. Apalagi, pelaksanaan acara itu akan menumbuhkan ekonomi masyarakat, terutama pengrajin batik. Bupati yang akrab disapa Mas Tamam itu berpesan agar panitia benar-benar mempersiapkan acara itu secara matang supaya tidak mengecewakan pengunjung. Sebab, wisata itu harus memberikan kesan positif kepada pengunjung, sehingga ingin kembali lagi ke Pamekasan.

“Kunjungan wisatawan ke suatu tempat itu akan mendapat oleh-oleh, yaitu oleh oleh kesan positif, kalau kesannya sudah positif mereka akan menyampaikan kepada orang lain. Demikian juga kalau oleh-olehnya kesan negatif, mereka akan bercerita juga. Sehingga membuat orang tidak ingin datang,” katanya. (Masdawi Dahlan)

baca juga :

Plasma Darah Survivor COVID-19 Bisa Bantu Sembuhkan Pasien Positif

Redaksi Global News

Pasien Positif Corona di Jatim Bertambah 54 Jadi 440 Orang

Redaksi Global News

Di Balik Aksi Solidaritas untuk Korban Tragedi Bom Surabaya: Indahnya Keberagaman Indonesia Mengalir Jauh Sampai Amerika

gas