Global-News.co.id
Indeks Mataraman Utama

PPKM Mikro, 6.061 RT di Tulungagung Bebas Covid-19

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung menempelkan peta Covid-19 terbaru.

 

TULUNGAGUNG (global-news.co.id) – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang diterapkan di Kabupaten Tulungagung, benar-benar membuahkan hasil. Dari 6.248 rukun tetangga (RT) di Tulungagung, sebanyak 6.061 RT masuk zona hijau.

“Di 6.061 RT ini kami nihil temuan. Namun di 223 RT lagi ada temuan antara satu sampai lima orang (terserang Covid-19), dan kami tetapkan masuk kawasan zona kuning,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung Galih Nusantoro, Rabu (17/2/2021).

“Tidak ada yang masuk zona oranye, apalagi zona merah. Ada 223 RT yang masuk zona kuning, sisanya ada di zona hijau,” kata Galih.

Menurut dia, lingkungan RT yang masuk zona kuning ada di setiap kecamatan, paling banyak di Kecamatan Kedungwaru dengan 28 RT di zona kuning. Menurutnya, penularan Covid-19 di wilayah kecamatan itu dipengaruhi oleh kepadatan penduduk dan tingginya mobilitas warga.

“Faktor demografi ini sangat berpengaruh. Apalagi di sini sudah banyak masyarakat urban, baik yang dari luar kota ataupun satu daerah namun berasal dari kecamatan berbeda, namun tinggal di wilayah tertentu. Nge-kos di situ dan berdomisili di situ,” katanya.

Untuk kawasan yang masuk zona hijau, Galih meminta masyarakat untuk tetap mempertahankan. Bagi warga yang tinggal di masuk zona kuning, diharapkan untuk meningkat ke zona hijau.

Sementara itu, hingga 16 Februari 2021, jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Tulungagung mencapai 2.367 kasus. Dengan rincian 2.065 orang sembuh, 60 orang meninggal dunia, 176 orang menjalani perawatan di rumah sakit , 48 orang diisolasi di gedung isolasi dan 21 orang menjalani isolasi mandiri. Persentase kesembuhan pasien saat ini mencapai 87,2 persen. ara, lpt

baca juga :

Pedagang Terompet Bakal Dirazia Serentak

Redaksi Global News

Edarkan Narkoba hingga Bali, Penyandang Disabilitas Ditangkap Polisi

Redaksi Global News

Hindari Diklaim Pihak Lain, Pemkab Pamekasan Tuntaskan Sertifikasi Aset

gas