Global-News.co.id
Indeks Nasional Utama

Tertinggi Sejak Awal Pandemi, Positif Corona Bertambah 9.321 Kasus

Penambahan kasus Covid-19 secara nasional per 7 Januari 2021.

JAKARTA (global-news.co.id) – Kasus positif virus Corona (Covid-19) terus bertambah. Tercatat hingga 7 Januari 2021 bertambah 9.321 kasus. Sehingga akumulasi sebanyak 797.723 orang.

Rekor penambahan 9.321 kasus ini memecahkan rekor pada hari kemarin 6 Januari 2021 dimana kasus Covid-19 sebanyak 8.854 kasus.

Jumlah ini merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan sebanyak 68.019 spesimen yang dilakukan dengan metode real time Polymerase Chain Reaction (PCR) dan Tes Cepat Molekuler (TCM).

Selain itu, juga dilaporkan kasus yang sembuh dari Covid-19 pada hari ini tercatat bertambah 6.924 orang. Sehingga total sebanyak 659.437 orang sembuh.

Sementara jumlah yang meninggal kembali bertambah 224 orang. Sehingga meninggal menjadi 23.520 orang. Saat ini sebanyak 68.753 orang menjadi suspek Covid-19. Saat ini kasus tersebar di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi.

Imbas Liburan

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan penambahan kasus positif Covid-19 hari ini mencapai 9.321. Dimana jumlah kasus aktif mencapai 114.766 atau 14,4%dan jumlah kasus sembuh adalah 659.437 atau 82,7%.

Sedangkan jumlah kasus meninggal kumulatif saat ini adalah 23.520 atau 2,9%. “Berat bagi saya untuk menyampaikan data ini. penambahan kasus positif harian per hari ini adalah yang tertinggi sejak awal pandemi mencapai 9.000,” katanya.

Dia menyebut terjadi peningkatan 500 kasus dari penambahan satu hari. Menurutnya ini imbas dari libur panjang. Wiku menilai, hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran pada liburan-liburan sebelumnya belum berhasil diperbaiki. Di sisi lain kondisi ini juga makin mengkhawatirkan.
“Ini adalah imbas dari libur panjang. Ternyata pada pembelajaran yang keempat kalinya, kita masih belum berhasil juga memperbaiki dan mengambil pelajaran dari tiga libur panjang sebelumnya yang telah kami sampaikan berulang-ulang. Ini adalah kondisi yang sangat mengkhawatirkan dan perlu untuk segera kita hentikan,” pungkasnya. jef, wah

Penyumbang kasus tertinggi dari lima provinsi, diantaranya:

1. DKI Jakarta 2.398

2. Jawa Barat (Jabar) 1.416

3. Jawa Tengah 998

4. Jawa Timur 948

5. Kalimantan Timur 479

baca juga :

IKA SMP 2 Pamekasan Jadi PR Alumni ‘79

Redaksi Global News

Agustus 2020, Ekspor Jatim Turun 9,48%

Redaksi Global News

Di Forum Diplomasi Indonesia, Ketum JMSI Soroti Praktik Jurnalisme Yang Gunakan Combative Lens

gas