Global-News.co.id
Indeks Nasional Utama

Menaker Akui Didatangi Perusahaan Media yang Terpuruk saat Pandemi

Dok
Menaker Ida Fauziyah

JAKARTA (global-news.co.id) – Pandemi Covid-19 juga memukul perusahaan media. Banyak media mengeluhkan  kesulitan keuangan.
Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah mengaku memfasilitasi sejumlah perusahaan media massa yang mengaku terpuruk akibat pandemi Covid-19.
“Saya nggak buka media mana yang datang kepada kami. Mereka merasa butuh tangan dari pemerintah pusat,” kata Ida dalam diskusi bertajuk Pandemi Covid-19 Kebebasan Pers dan Keselamatan Jurnalis dalam Krisis, Kamis (21/1/2021).

Laporan kesulitan finansial perusahaan media itu telah dilaporkan ke pemerintah daerah. Namun, dia menyebut ada pula media besar berakses luas yang juga kesulitan. Laporan itu disampaikan melalui dinas terkait.
“Kami mendorong kepada dinas provinsi maupun kabupaten kota untuk memfasilitasi, kami memonitor dari Jakarta,” ujar dia.

Kementerian Tenaga Kerja, lanjut Ida, telah mengeluarkan kebijakan bantuan untuk pekerja media. Bantuan itu berupa subsidi tunai Rp 2,4 juta yang diberikan bertahap selama empat bulan.

Bantuan itu digelontorkan setelah Kemenaker melakukan survei di lapangan. Survei membuktikan, ada pekerja media yang kehilangan sebagian pendapatan hingga pemutusan hubungan kerja (PHK) saat pandemi.
“Maka kita memakai data yang ada di BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan karena datanya valid. Mereka yang terdaftar di BPJS ketenagakerjaan dia berhak mendapatkan subsidi,” ujar Ida. jef

baca juga :

Realisasi KUR Capai Rp 111,21 Triliun hingga September

Redaksi Global News

Wabup Raja’e Akui  Daerah Lain Ingin Tiru Program Beasiswa Santri

gas

7 Juli: Tambah 1.268 Kasus, Positif COVID-19 di Indonesia 66.226 Orang