Global-News.co.id
Indeks Metro Raya Utama

Jelang PSBB Jawa-Bali, Sekdaprov dan Forkopimda Jatim Tinjau Kampung Tangguh dan Gudang Vaksin Covid-19

Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono meninjau Kampung Tangguh yang berlokasi di Jl Wonorejo II Wonorejo Kecamatan Tegalsari Surabaya, Jumat (8/1/2021). 

SURABAYA (global-news.co.id).– Untuk mengetahui kesiapsiagaan Kampung
Tangguh di beberapa wilayah di Surabaya, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI
Suharyanto dan Kaskoarmada II Laksma TNI Dafit Santoso meninjau Kampung Tangguh yang berlokasi di Jl. Wonorejo II Wonorejo Kecamatan Tegalsari Kota Surabaya.

Tak hanya itu, Sekdaprov Jatim bersama Forkopimda Jatim didampingi Ketua Gugus Kuratif Jatim dr Joni Wahyuhadi dan Dirut RSJ Menur dr Ilham juga meninjau gudang penyimpanan vaksin Covid-19 milik Dinas Kesehatan Provinsi Jatim di Jl A Yani Surabaya, Jumat (8/1/2021).

Langkah itu dilakukan untuk merespon cepat upaya pemerintah pusat yang akan
memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali di wilayah Jawa dan Bali 11-25 Januari 2021 mendatang.

Saat meninjau Kampung Tanggung di kawasan Wonorejo, Sekdaprov yang mengenakan kemeja putih dilengkapi rompi warna navy bersama Forkopimda Jatim langsung disambut Relawan Covid-19 (Relavid19) di Posko Tanggap Darurat Covid-19.

Relavid19 Kampung Tangguh Wonorejo tersebut secara sigap mengecek suhu tubuh para pejabat yang hadir. Mereka juga menjelaskan berbagai program dan tindak lanjut yang dilakukan ketika didapati salah satu warga terkonfirmasi positif Covid-19.

Seperti diketahui, PSBB akan kembali dilaksanakan selama dua pekan mulai 11 – 25 Januari 2021 di Pulau Jawa dan Bali. Salah satu upaya yang dilakukan Pemprov dan Forkopimda Jatim adalah dengan mengaktifkan kembali Kampung Tangguh Semeru. Pasalnya, Kampung Tangguh
Semeru dinilai mampu memberikan dampak signifikan terhadap pengendalian penyebaran Covid-19.

Langkah tersebut didukung penuh oleh Kapolda Jatim dan Pangdam V/Brawijaya
beserta jajarannya. Kedua pimpinan tertinggi kepolisian dan TNI di Jatim ini berkomitmen untuk berupaya keras menanggulangi penyebaran Covid-19 di Jawa Timur. “Kami bersama Ibu Gubernur Bapak Pangdam, dan Pak Sekda sepakat untuk mendukung program tersebut, di mana beberapa batasan-batasan sudah diberikan kami dengan jajaran juga siap mendukung penuh,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta.

Dalam Kampung Tangguh tersebut, Satgas Covid-19 setempat merupakan
perpanjangan pemerintah dalam menanggulangi Covid-19 yang paling dekat dan bersinggungan langsung dengan masyarakat.
“Mereka yang paling mengetahui mobilitas masyarakat di lingkungannya,” terangnya.

Kapolda Nico menjelaskan, ketika ada pergerakan atau kegiatan yang sekiranya dapat menimbulkan sebaran Covid-19, maka mereka akan sigap bertindak dan melakukan upaya pencegahan dan penerapan disiplin protokol kesehatan (prokes) di lingkungannya.
“Suatu kampung yang secara mandiri dapat menanggulangi Covid-19 dengan metode dan sistem yang telah ditentukan yang berisi pemerintah daerah yaitu Kepala Desa kemudian Babinsa, Bhabinkamtibmas dan tenaga kesehatan dari wilayah setempat,” jelas Kapolda Jatim.

Sementara menanggapi peninjauan gudang penyimpanan vaksin Covid-19 yang ditempatkan di Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, Ketua Gugus Kuratif Jatim dr Joni Wahyuhadi menjelaskan bahwa kedatangan Sekdaprov Jatim bersama Forkopimda untuk memastikan keberadaan vaksin Covid-19 di Jawa Timur. “Kita melakukan checking untuk vaksin, bahwa memang betul-betul sudah datang di Jawa Timur. Pastinya sekarang sedang disimpan di Dinas Kesehatan untuk nanti distribusinya menunggu arahan lebih lanjut dari pusat. Informasi dari Ibu Gubernur menyampaikan malam
ini mungkin sudah ada petunjuk setiap kabupaten akan dapat berapa,” katanya.

Peninjauan ke lokasi penyimpanan vaksin Covid-19 di Dinas Kesehatan Jatim.

Selain itu, dirinya juga menyampaikan bahwa Jawa Timur memiliki SDM untuk
vaksinasi Covid-19 sebanyak 2.404 vaksinator. Mereka siap mensukseskan vaksinasi Covid- 19 di Jawa Timur.
“Dinas Kesehatan sudah melakukan training sebanyak 2.404 vaksinator dan akan ditambah lagi sampai dengan 73 gelombang,” pungkasnya. fan, tri, ret

baca juga :

PPKM Mikro Diperpanjang, Walikota Eri Cahyadi Ingin Perekonomian di Surabaya Tetap Jalan

Titis Global News

PDIP Buka Koalisi Pasca Rekom

Redaksi Global News

Ini Tarif Baru Pelanggan Listrik 900 VA

Redaksi Global News