Global-News.co.id
Indeks Metro Raya Utama

Korpri Kota Surabaya Beri Bantuan ke Panti Asuhan

Penyerahan bantuan diserahkan langsung oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini kepada beberapa perwakilan pengurus panti asuhan di halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (1/12/2020).

SURABAYA (global-news.co.id) – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang ke-49, Korpri Kota Surabaya menggelar bakti sosial berupa bantuan kepada seluruh panti asuhan di Kota Pahlawan. Secara simbolis, penyerahan bantuan itu diserahkan langsung oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini kepada beberapa perwakilan pengurus panti asuhan di halaman Balai Kota Surabaya, Selasa (1/12/2020).

Pada kesempatan itu, Risma mengatakan bantuan itu semuanya dipersiapkan oleh teman-teman Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Surabaya. Oleh karena itu, ia pun menyampaikan terimakasih banyak kepada para asisten dan para ASN di lingkungan Pemkot Surabaya. “Terima kasih banyak karena telah memberikan sumbangsihnya untuk menyumbang panti asuhan se-Kota Surabaya ini,” kata Risma.

Bantuan yang diserahkan ke panti asuhan itu berupa beras 100 kilogram, minyak 24 liter, mi instan 10 kardus, gula 24 kilogram, the celup (isi 30 bag) sebanyak 20 kotak, dan sarden @425 gram sebanyak 24 kaleng. Nantinya, semua bantuan itu akan diantarkan oleh jajaran Pemkot Surabaya ke panti asuhan masing-masing. “Supaya panjenengan tidak berat-berat, nanti ini akan diantarkan langsung ke panti asuhan masing-masing,” kata dia.

Saat itu, Risma juga meminta kepada seluruh pengurus panti asuhan itu untuk tetap menjaga protokol kesehatan di tengah pandemi ini. Sebab, itulah satu satu cara yang dapat dilakukan saat ini untuk mencegah penularan Covid-19.  “Kalau ada anak-anak atau pun panjenengan yang mengalami gejala atau tanda-tanda Covid-19, langsung lapor kepada kami supaya cepat diberi bantuan, jangan sungkan untuk lapor karena ini bukan aib,” tegasnya.

Selain itu, ia juga berharap kepada para pengurus panti itu untuk membicarakan dengan baik-baik apabila ditemukan masalah, seperti masalah akte kelahiran, pengurusan dan masalah lainnya. “Kita bisa bicarakan bagaimana sebaiknya, karena jangan sampai suatu saat nanti ada masalah kepada anak-anak ini, seperti akte kelahiran yang kita buat dan berbagai masalah kependudukan lainnya,” imbuhnya.

Presiden UCLG ASPAC ini juga menyampaikan bahwa pada Februari 2021 mendatang, dia akan mengakhiri jabatannya sebagai Walikota Surabaya. Oleh karena itu, ia atas nama pribadi dan mewakili pihak keluarga, memohon maaf yang sebesar-besarnya kalau ada kekurangan selama 10 tahun menjabat Walikota Surabaya. “Saya mohon maaf sebesar-besarnya. Saya juga nitip kepada seluruh pengurus panti asuhan, tolong pendidikannya anak-anak jangan sampai dilupakan. Jangan dilupakan. Panjenengan bisa berkomunikasi dengan Dinas Sosial dan Dispendik Surabaya untuk pendidikan anak-anak kita ini,” kata dia.

Sementara itu, Sekretaris Panti Asuhan Azzahra Wiyung, Wiwit Putri, yang turut hadir ke Balai Kota Surabaya itu menyampaikan terimakasih sebanyak-banyaknya kepada Walikota Risma beserta jajarannya yang telah memberikan bantuan itu. Ia mengaku semakin senang ketika disampaikan bahwa bantuan-bantuan itu akan diantarkan langsung ke panti asuhannya masing-masing. “Alhamdulillah banget, ini sudah dibantu diantarkan lagi ke panti, sehingga kita tidak perlu repot-repot ngangkut,” kata Wiwit.

Menurutnya, bantuan ini pasti akan sangat bermanfaat bagi anak-anak di panti asuhannya, apalagi saat ini dalam kondisi pandemi, sehingga dia pun kembali menyampaikan terimakasih banyak kepada Walikota Risma dan jajarannya.

“Terimakasih banyak Bu Risma karena selama ini banyak memberikan bantuan kepada anak-anak panti asuhan dan sangat peduli kepada kami. Kami juga siap menjalankan protokol kesehatan seperti yang dianjurkan oleh Bu Risma,” pungkasnya.  pur

 

 

baca juga :

Progres Pembangunan 35%, Jembatan Joyoboyo Ditarget Selesai Desember 2020

Redaksi Global News

Mulai Siang Ini, Buruh Surabaya Unras 3 Hari Berturut-turut

Redaksi Global News

Kasus Meninggal Tembus 15.000, Ini 3 Provinsi Terbanyak Penyumbang

Redaksi Global News