Global-News.co.id
Indeks Metro Raya Utama

7 Juni: Total Pasien Positif di Jatim 5.940 Orang

Update corona di Jatim hingga 7 Juni 2020.

SURABAYA (global-news.co.id) – Jumlah kasus pasien positif corona COVID-19 masih bertambah di Jatim.  Hari ini tercatat ada penambahan 105 pasien positif sehingga total pasien positif COVID-19 mencapai 5.940 orang.
“Tambahan positif baru 105. Total yang terkonfirmasi positif di Jatim 5.940 orang,” ujar Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat konferensi pers live streaming di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (7/6/2020) malam.
Dari 5.940 kasus COVID-19, Khofifah menyatakan ada 90 pasien yang baru saja dinyatakan sembuh. Kini total pasien yang sembuh dari infeksi virus corona baru (Sars-CoV-2) yang sebabkan COVID-19 mencapai 1.499 orang atau setara 25,24 persen.
“Terima kasih kepada tenaga kesehatan, pentingnya memberikan layanan secara komprehensif,” ucapnya.
Khofifah juga menyampaikan kabar duka masih ada pasien yang meninggal dunia. Terbaru, sejumlah 19 orang meninggal dunia akibat virus corona baru (Sars-CoV-2) yang sebabkan COVID-19. “Kita berduka. Meninggal total 502 orang setara 8,45 persen,” ujar dia.
Jika ditotal saat ini jumlah kasus positif COVID-19 di Jatim yang masih dirawat sebanyak 3.876 pasien atau 65,25 persen. Kemudian PDP yang masih diawasi 3.473 dari total 7.343 kasus. Sedangkan ODP yang dipantau 3.959 dari total 25.516 kasus.
Namun, lanjut Khofifah, pihaknya mengingatkan masyarakat untuk terus waspada terutama pada Orang Tanpa Gejala (OTG). Angka OTG kini mencapai 20.489 orang. “Bahwa OTG kemungkinan potensi konfirmasi positif bisa capai 35 persen,” kata dia.
“Tanpa gejala tapi carier. Pastikan keluar rumah gunakan masker, menjaga jarak aman (physical distancing), melakukan pola hidup bersih dan sehat (PHBS),” ujar Khofifah. tri, lip, ins

baca juga :

Dewan Sarankan Gubernur Segera Isi Jabatan Kepala Bappeda Jatim

Redaksi Global News

Demo Kedubes Prancis, Foto Macron Diinjak dan Dirobek

Redaksi Global News

Partai Demokrat Jatim Tetap Solid Dukung AHY sebagai Ketum Meski Tengah ‘Digoyang’ Kader

Redaksi Global News